Virus Corona di Bangka Belitung

Momen Haru Petugas Medis Saat Rayakan Lebaran di Tengah Corona, Tak Bisa Salaman dan Peluk Orang Tua

Pada Hari Raya Idulfitri bisanya menjadi momen untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga.

Momen Haru Petugas Medis Saat Rayakan Lebaran di Tengah Corona, Tak Bisa Salaman dan Peluk Orang Tua
Dok/Teguh Aprian Maulana Goltum
Teguh Aprian Maulana Goltum saat menggunakan APD lengkap di RSMJ Kabupaten Belitung.

BANGKAPOS.COM--Pada Hari Raya Idulfitri  bisanya menjadi momen untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga.

Saling bermaaf-maafan dan sungkeman kepada orang tua menjadi tradisi yang biasa dilakukan pada saat momen lebaran ini.

Selain itu juga pada saat lebaran ini menjadi ajang silaturahmi untuk berkunjung ke keluarga, kerabat teman dan handai taulan.

Namun momentum tersebut kini tidak bisa dirasakan oleh tenaga medis di RSUD H Marsidi Judono (RSMJ) Kabupaten Belitung, seperti Teguh Aprian Maulana Goltum.

Lelaki 27 tahun itu, tidak bisa bersalaman dan memeluk orang tua maupun keluarga lain,pada momen Idulfitri kali ini.

Saat Idulfitri kali ini, bujangan yang bertugas sebagai Ahli Teknologi Laboratorium Medik RSMJ Belitung itu, selalu kontak erat dengan pasien Covid-19, sehingga cukup berpotensi terpapar virus corona.

"Ya kondisi nya seperti ini, ya memang untuk tahun ini agak sedih, biasa nya saya kumpul dengan keluarga, dan berkunjung kerumah keluarga dan saudara, tapi tahun ini," cerita Teguh kepada Posbelitung.co, Senin (25/5/2020).

Tugas sebagai tenaga medis, di tengah pandemi Covid-19 ini sudah menjadi resiko profesi nya apabila terpapar. Sehingga selama pandemi covid-19 ini, ia memilih untuk tetap berada di rumah singgah bersama dengan tenaga medis lain.

"Sempat pulang sebentar kemarin (lebaran pertama), tapi tidak lama, hanya sekedar melepas rindu saja sama orang tua. Tidak bisa jabat tangan, tidak bisa memeluk orang tua, hanya minta maaf lahir dan batin dari jauh saja," ungkapnya menahan haru.

Lantaran harus kembali bertugas, lantas dia langsung meninggalkan rumah, yang terletak tidak jauh dari RSMJ tersebut. Hanya saja saat pulang, Teguh sempat dibekali oleh orang tuanya berupa makanan khas lebaran seperti ketupat.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved