Warga Kenanga Gunakan Pengacara Ajukan Gugatan Hukum kepada PT BAA (VIDEO)

Sekitar 500 lebih warga Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat memberikan dukungan tandatangan untuk memberikan surat kuasa kepada pengacara Zaidan

BANGKAPOS.COM -- Sekitar 500 lebih warga Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat memberikan dukungan tandatangan untuk memberikan surat kuasa kepada pengacara Zaidan dan partners untuk merencanakan gugatan secara perdata, pidana dan ketentuan hukum lainnya kepada PT BAA (Bangka Asindo Agri), perusahaan produksi tepung tapioka di Balai Adat Kelurahan Kenanga, Selasa (26/05/2020).

Ketua RT 07, Heti mengatakan bau busuk yang dialami warga Kelurahan Kenanga ini sudah berlangsung hampir 4 tahun terakhir ini.

"Bapak bisa mencium sendiri baunya di sini, kalau kami disini sudah mengalaminya hampir setiap hari," kata Heti saat pertemuan dengan Pengacara Zaidan dan Partners.

Diungkapkannya, segala macam upaya sudah ditempuh, seperti mediasi dengan pihak perusahaan sudah berkali-kali, melewati pemerintah daerah dan DPRD juga sudah ditempuh namun hingga hari ini belum ada solusi dan jawaban mengatasi persoalan ini, karena itu kami menempuh jalur hukum.

Inisiator kegiatan, Yuniot Man Sefendi, warga Kelurahan Kenanga mengatakan sehubungan dengan keberadaan pabrlk pengolahan ubi jasesa PT BAA dl Kelurahan Kenanga sejak hampir 4 (empat) tahun terakhir memmbulkan bau busuk atau aroma sangat tidak sedap setiap hari.

"Bau busuk ini telah mengganggu keberslhan udara dan pernafasan masvarakat yang semestinva bisa beraktifitas dengan baik melalui udara yang segar yang menimbulkan berbagai macam keluhan di masyarakat," kata Yuniot.

Ditambahkannya, berkaitan dengan hal di atas, disampaikan undangan sosialisasi sekaligus pemberitahuan dan himbauan dukungan berupa pembubuhan tanda tangan untuk turut menyetujui memberikan kuasa rencana gugatan secara perdata, pidana dan ketentuan hukum Iainnya kepada Pengacara Bapak Komhes Pol (Purn) Dr. Zaidan, SH, SAg, M.Hum dan Partners bagi masyarakat Kenanga dan sekitarnya.

"Kita juga ingin mengetahul sejauh mana tanggapan masyarakat dl setiap RT berkenaan dengan permasalahan ini," tukasnya.

Terpisah Humas PT BAA, Sulaiman yang dihubungi para wartawan via handphone mengatakan pihak perusahaan belum bisa memberikan statement apapun mengenai rencana gugatan secara hukum yang akan dilayangkan ke pengadilan melalui Pengacara Zaidan dan Partners.

Diketahui saat ini Sulaiman masih berada di Kota Yogyakarta dan belum bisa kembali ke Bangka.

Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved