Virus Corona di Bangka Tengah

Inilah Skema Kerja Baru ASN Bangka Tengah Bila Kembali Masuk Seperti Biasa

Wahyu mengatakan jika kebijakannya adalah masuk bekerja seperti biasa, maka akan ada skema kerja baru bagi ASN Bangka Tengah saat pandemi Covid-19

Dokumentasi Bangka Pos
Ketua BKPSDM Bateng Wahyu Nurrakhman 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Saat ini Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bateng sedang membuat kajian terkait keputusan meneruskan WFH atau bekerja seperti biasa.

Menurut Kepala BKPSDMD Bangka Tengah, Wahyu mengatakan jika kebijakannya adalah masuk bekerja seperti biasa, maka akan ada skema kerja baru bagi ASN Bangka Tengah saat pandemi Covid-19, yakni tetap melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

"Kalau bekerja seperti biasa, maka skema protokol kesehatan tetap dilaksanakan misalnya menggunakan masker, mencuci tangan, dan social distancing," ujar Wahyu, Kamis (28/5)

Wahyu juga mengatakan untuk ruangan kerja ia menilai ada beberapa OPD yang harus menyesuaikan agar tidak terlalu padat dalam satu ruangan.

Karena ada beberapa OPD yang memang pegawainya banyak, sehingga perlu memperhatikan luas ruangan dengan jumlah pegawai.

"Kalau memang masih tidak memungkinkan dengan jumlah pegawai yang banyak, maka harus tetap dilakukan upaya, misalkan dengan menambah ruangan," pungkasnya.

WFH Berakhir Besok

Pencanangan Work From Home (WFH) bagi ASN Kabupaten Bangka Tengah dijadwalkan akan berakhir besok, Jumat (29/5/2020).

Terkait hasil tersebut Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bateng, Wahyu mengatakan pihaknya sedang melakukan kajian apakah akan konsep WFH akan diperpanjang atau ASN akan kembali masuk seperti biasa.

"Saat ini kami sedang membuat kajiannya, apakah WFH diperpanjang atau mulai bekerja seperti biasa," ujar Wahyu, Kamis (28/5)

Selain itu pihaknya juga sedang menunggu suran edaran dari Kemenpan RB, sembari melihat perkembangan Covid-19 karena ASN di lingkungan Pemkab Bateng juga berasal dari beberapa daerah, sehingga diperlukan kajian untuk mengambil keputusan ke depan.

"Tapi kita tetap menunggu instruksi dari pusat seperti apa," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved