Berita Pangkalpinang

Jumlah Kerugian Negara Jadi Sorotan Pledoi, Sidang Mantan Sekwan DPRD Kota Pangkalpinang

Penasehat hukum Sapan Hudi membacakan pledoi terhadap terdakwa Latif Pribadi, dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang

bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Suasana persidangan terdakwa Latif Pribadi di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Kamis (28/05/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penasehat hukum Sapan Hudi membacakan pledoi terhadap terdakwa Latif Pribadi, dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang, Kamis (28/05/2020).

"Jumlah kerugian negara yang didalilkan JPU tersebut, apabila dikaitkan dengan fakta-fakta persidangan adalah sangat bertentangan. JPU telah menyimpulkan ada kerugian negara sebesar Rp 158.253.197 juta dan oleh karena itu harus dikesampingkan dan kerugian negara harus dibuktikan dalam unsur keempat pasal subsidair dan ini tidak dapat dibuktikan secara pasti oleh JPU," ujar Sapan Hudi.

Lebih lanjut Sapanudi juga berharap kepada majelis hakim yang dipimpin oleh Rendra Yozar untuk kliennya dibebaskan dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

"Pertama mengatakan dakwaan JPU tidak terbukti secara sah dan meyakinkan oleh karenanya membebaskan terdakwa dari segala dakwaan dan tuntutan hukum. Kedua merehabilitasi nama baik dan kedudukan terdakwa sebagaimana mestinya," jelasnya.

Sebelumnya JPU telah membacakan tuntutan, kepada terdakwa Latif Pribadi dengan hukum 1,6 Tahun penjara.

JPU menuntut terdakwa dengan pasal 3 Jo pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 31 rahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sementara itu Latif Pribadi menjadi terdakwa usai tersandung kasus dugaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif.

Selain itu Kejari Kota Pangkalpinang juga telah menyita uang sebesar Rp 158 juta, terkait dengan kasus yang melibatkan mantan Sekwan DPRD Kota Pangkalpinang.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved