PEMICU Ayah Tega Habisi Nyawa Putri Sendiri yang Berusia 13 Tahun saat Tidur Terbongkar ke Publik

Kepolisian Negara Iran telah menangkap pelaku pembunuhan gadis 13 tahun pada Selasa (26/5/2020).

TWITTER/@PAHLAVIREZA
Romina Ashrafi, gadis cantik yang berumur 13 tahun tewas setelah di penggal kepalanya oleh sang ayah pada Kamis (21/5/2020). Diduga karena 'Demi Kehormatan'. 

BANGKAPOS.COM - Kepolisian Negara Iran telah menangkap pelaku pembunuhan gadis 13 tahun pada Selasa (26/5/2020).

Pelaku yang tak lain adalah ayah kandung korban sendiri.

Laporan media setempat mengatakan bahwa tindakan pembunuhan kepada sang anak karena ‘demi kehormatan’. 

Melansir dari Radio Farda, Rabu (27/5/2020) gadis tiga belas tahun itu terbunuh dengan sebuah parang di Kota Hovigh, wilayah Talesh, Iran utara.

Ayahnya ditangkap setelah reaksi warga di seluruh negeri dan di media sosial.

Gubernur Distrik Hovigh, Kazem Razmi, mengumumkan bahwa si pembunuh ditahan dan penyelidikan atas kasus tersebut sedang dilakukan.

Hasil penelidikan akan diumumkan setelah selesai pemeriksaan terhadap tersangka.

"Tersangka, yang dituduh melakukan pembunuhan, saat ini berada di penjara.

Pihak berwenang sedang bekerja untuk menyelesaikan kasus ini dan menangani berbagai dimensinya," tambah Razmi.

Sementara itu, Wakil Provinsi Gilan untuk urusan sosial telah mengumumkan bahwa kantor kejaksaan dan Departemen Kesejahteraan juga telah melangkah untuk menyelidiki kasus ini.

Sebelumnya, media setempat melaporkan pembunuhan brutal terhadap siswi berusia tiga belas tahun di Talesh oleh ayahnya.

Halaman
1234
Penulis: tidakada002
Editor: ediyusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved