Breaking News:

Rahasia Alam Semesta: Pelangi di Hari Lebaran, Mengapa Bentuknya Melengkung

Pelangi dengan bias cahaya warna-warni yang unik telah memunculkan legenda dan mitos yang tak terhitung jumlahnya.

viral4real.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM -

Pelangi dengan bias cahaya warna-warni yang unik telah memunculkan legenda dan mitos yang tak terhitung jumlahnya.

Fenomena alam yang unik ini bahkan menjadi penghias langit di hari Lebaran lalu, di tengah dunia mengalami pandemi virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Seperti dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Senin (25/5/2020), kemunculan pelangi diposting oleh sejumlah pengguna akun media sosial.

Kepala Sub Bidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Siswanto mengatakan, kemunculan pelangi tersebut merupakan hal yang wajar secara meteorologis.

"Ini bisa terjadi di musim hujan, musim kemarau, ataupun peralihan musim antar keduanya," ujarnya.

Ilmuwan peneliti di National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), Kristin Calhoun mengatakan pelangi dapat dilihat ketika cahaya melewati tetesan hujan, seperti melansir Popsci, Rabu (27/5/2020).

Ketika seseorang melihat pelangi, itu sebenarnya merupakan ilusi optik yang disebabkan adanya pembiasan dan pemantulan cahaya.

Ilusi optik terjadi ketika kita melihat sesuatu yang tampaknya bukan sesuatu yang benar-benar ada.

Saat sinar matahari melewati tetesan air hujan, cahaya melengkuk, atau membias, kemudian memantulkan bagian dalam tetesan hujan.

Halaman
123
Penulis: tidakada003
Editor: Teddy Malaka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved