Anggota Dewan Ini Sebut Akan Ada Kematian Massal Jika New Normal Diberlakukan Tanpa Persiapan Matang

Anggota Dewan Ini Sebut Akan Ada Kematian Massal Jika New Normal Diberlakukan Tanpa Persiapan Matang

pixabay.com
Ilustrasi. 

Anggota Dewan Ini Sebut Akan Ada Kematian Massal Jika New Normal Diberlakukan Tanpa Persiapan Matang

BANGKAPOS.COM - Anggota Komisi I DPR RI fraksi PDI Perjuangan Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyoroti soal wacana new normal yang akan diberlakukan di Indonesia.

Menurutnya tidak ada jaminan masyarakat akan patuh terhadap aturan saat penerapan new normal.

Hal ini lantaran banyak warga yang melanggar aturan saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Andaikan TNI dan Polri diterjunkan sebagai pengawas nantinya, apa ada jaminan rakyat bakal patuh? Sementara sosialisasi new normal masih minim. Ini malah bisa menimbulkan konflik antara rakyat dan aparat, apalagi bila landasan hukumnya belum jelas," kata TB Hasanuddin kepada Tribunnews, Kamis (28/5/2020).

Hasanuddin mengatakan hingga saat ini belum ada instrumen hukum yang digunakan untuk melibatkan TNI dan Polri dalam melakukan penindakan hukum.

Menurutnya, ada aturan lain yang bisa dioptimalkan seperti UU Keadaan Bahaya. Namun bila digunakan sama saja dengan memberlakukan darurat sipil.

"Belum ada aturan jelas atau payung hukum terkait kewenangan TNI Polri dalam memberikan sanksi pada masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan penerapan new normal tanpa ada persiapan matang tak ada bedanya dengan herd immunity.

Itu artinya menyerahkan rakyat pada seleksi alam, yang kuat bertahan kemudian imun yang lemah akan meninggal dengan sendirinya.

Halaman
12
Editor: Zulkodri
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved