Advertorial

BPJS Kesehatan Pangkalpinang Gelar Forum dengan Pemkab Bangka Tengah Melalui Video Conference

Pemerintah menerapkan physical distancing sebagai salah satu upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19

ist
BPJS KESEHATAN PANGKALPINANG GELAR FORUM DENGAN PEMKAB BANGKA TENGAH MELALUI VIDEO CONFERENCE 

BANGKAPOS.COM – Pemerintah menerapkan physical distancing sebagai salah satu upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19. BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melaksanakan kegiatan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Kabupaten Bangka Tengah melalui video conference (30/04).

Penyelenggaraan kegiatan yang dilaksanakan secara online ini merupakan bentuk keseriusan para pemangku kepentingan dalam mematuhi himbauan dan aturan selama pandemi Covid-19 sebagai wujud penerapan physical distancing.

Turut hadir dalam forum tersebut, Bupati Bangka Tengah, Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Tengah, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah serta Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan, dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang serta anggota forum lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Angga Firdauzie menyampaikan bahwa di tengah pandemi Covid-19 yang sedang terjadi tidak menjadi hambatan untuk berkomunikasi dan berkoordinasi karena dapat dilakukan melalui video conference.

“Kami melaksanakan kegiatan forum melalui video conference untuk kepentingan bersama didalam mencegah penyebaran covid-19. Kami yakin bila ini didukung dan dilakukan secara bersama-sama maka pandemi akan cepat berlalu,” ucap Angga.

Angga menyampaikan apresiasi pelaksanaan kegiatan forum tersebut dihadiri seluruh anggota forum meskipun melalui video conference.

“Kami sampaikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang tetap hadir untuk melakukan koordinasi dan berpartisipasi secara aktif meskipun tidak dapat bertemu secara langsung hanya melalui video conference,” lanjutnya.

Pada kegiatan ini, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Angga Firdauzie memaparkan materi yang disampaikan melalui slide yang ditampilkan melalui video conference.

Beberapa poin yang disampaikan diantaranya adalah pelaksanaan Program JKN-KIS di Kabupaten Bangka Tengah, Jaminan kesehatan bagi kepala desa dan perangkat desa, kebijakan dan informasi terbaru tentang JKN-KIS, Dashboard JKN, serta dukungan dan harapan ke depan.

Berkaitan dengan pendaftaran kepala desa dan perangkat desa menjadi peserta JKN-KIS oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Angga juga menyampaikan bahwa masih terdapat  perangkat desa yang belum  terdaftar menjadi peserta JKN-KIS. “Sampai saat ini, jumlah perangkat desa dan keluarganya yang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS mencapai 1054 jiwa dari 45 desa. Masih terdapat 11 desa dari 6 kecamatan yang belum jadi peserta JKN-KIS,” ungkapnya.

Angga berharap seluruh perangkat desa beserta keluarganya dapat terlindungi dengan menjadi peserta JKN-KIS sehingga perangkat desa tidak perlu khawatir lagi untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Sugianto mengatakan diperlukan sinergitas dengan OPD terkait dalam pendaftaran jaminan kesehatan bagi kepala desa dan perangkat desa. “Kami harapkan dengan forum hari ini dapat meningkatkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam hal melakukan evaluasi bersama terhadap pelaksanaan Program JKN-KIS di Kabupaten Bangka Tengah,” ucapnya. (RW/sa)

Penulis: iklan bangkapos
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved