Breaking News:

DIDUGA Hina Presiden Jokowi, Pecatan TNI Ini Ditangkap, Begini Kasusnya

Seorang Pecatan TNI Angkatan Darat (AD) Ruslan Buton kin jadi bahan pembicaraan.

twitter
Save Ruslan Buton menjadi trending twitter. Pecatan TNI AD tersebut ditangkap karena minta Jokowi mundur 

Direktorat Siber Bareskrim Polri menangkap Ali Baharsyah karena diduga menyebarkan hoax atau ujaran kebencian di media sosial yang menyinggung orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo.

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono membenarkan penangkapan pada Ali Baharsyah pada Jumat (3/4/2020) malam di wilayah Jakarta Timur.

"Yang bersangkutan ditangkap Jumat (3/4/2020) di Cipinang, Jakarta Timur. Saat ini masih diperiksa intensif oleh penyidik Siber Bareskrim," ungkap Argo saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Sabtu (4/4/2020).

Untuk diketahui, video Ali Baharsyah beredar di media sosial.

Mantan anggota TNI Ruslan Buton Diamankan personel gabungan TNI-POLRI. Ia kini diterbangkan ke Jakarta untuk diadili dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.
Mantan anggota TNI Ruslan Buton Diamankan personel gabungan TNI-POLRI. Ia kini diterbangkan ke Jakarta untuk diadili dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (Istimewa/Takanews.com via Serambi.Tribunnews)

Dalam videonya, Ali Baharsyah menyebut pemerintah menerapkan darurat sipil dalam menangani wabah corona.

Padahal diketahui, Presiden Jokowi sudah menyatakan pemerintah mengambil kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bukan darurat sipil seperti yang diposting Ali Baharsyah.

Ditambah lagi, dalam postingannya, Ali Baharsyah beberapa kali melontarkan kalimat yang isinya menghina Presiden Joko Widodo.

Kasus netizen berinisial NA

Polda Metro Jaya menangkap warganet berinisial NA yang diduga telah menyebarkan ujaran kebencian ataupun penghinaan kepada presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait virus Corona pada Selasa (28/4/2020) lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat menggelar rilis pengungkapan kasus penyebaran ujaran kebencian dan hoax pada periode April 2020 lalu.

"Ini bulan lalu subdit 4 menangkap seseorang inisial NA ini menyangkut kebencian terhadap presiden republik Indonesia pelakunya sudah ditangkap," kata Yusri di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/5/2020).

Yusri mengatakan, NA ditangkap oleh Anggota Subdit IV Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di kawasan Jakarta Selatan.

Pelaku diketahui telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Halaman
1234
Penulis: tidakada002
Editor: ediyusmanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved