Minggu, 26 April 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Menuju Era New Normal, Tempat Wisata di Bangka Belitung Diminta Terapkan Protokol Covid-19

Perubahan paradigma dan protokol kesehatan Covid-19 akan diterapkan untuk menyambut kondisi normal baru di industri pariwisata.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Dokumentasi Bangka Pos
Kabid Promosi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Bangka Belitung, Fajri Jejaka Hitam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sektor Pariwisata yang terpuruk karena Covid-19 saat ini dituntut untuk masuk ke era baru normal baru.

Perubahan paradigma dan protokol kesehatan Covid-19 akan diterapkan untuk menyambut kondisi normal baru di industri pariwisata.

Termasuk tempat wisata yang ada di Provinsi Bangka Belitung, khususnya Belitung yang telah dibuka oleh Kementrian Pariwisata untuk menjadi tempat kunjungan wisatawan.

Kabid Promosi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Bangka Belitung, Fajri Jejaka Hitam mengatakan sampai saat ini mereka belum menerima informasi terkait kepala daerah yang akan kembali membuka tempat wisata sesuai protokol kesehatan Covid-19.

"Sampai saat ini belum ada informasi dibukanya tempat wisata di Belitung belum ada tembusan, dari Pemda setempat. Tetapi memang untuk membuka itu kebijakan ada di daerah masing-masing dengan mengacu pada Protokol Kesehatan Covid-19 ,"jelas Fajri kepada bangkapos.com, Jumat (29/5/2020).

Dari Dinas Pariwisata Provinsi tidak melarang apabila ada tempat wisata yang ingin membuka kembali, namun tetap disarankan mengunakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 agar masyarakat yang berkunjung merasa aman.

"Tentunya mereka harus menjalankan sesuai aturan dan kami Pemerintah Provinsi menyerahkan kebijakan kepada masing-masing kepala daerah yang memiliki wilayah. Tetapi berdasarkan petunjuk Kemenpar, harus siap sarana dan prasarana mengacu aturan protap Covid- 19. Silakan,"ungkapnya.

Bukan hanya di Belitung, sambung Fajri di pulau Bangka juga harus menerapkan hal yang sama apabila ada tempat wisata atau hotel ingin buka dalam upaya melayani masyarakat berwisata.

"Termasuk di Bangka harus sama seperti yang diarahkan Kemenpar, tetapi apakah masyarakat siap atau mau mendatanginya itu saja, Kalau tempat wisata atau hotel mau buka tidak masalah. Tetapi masyarakat mau atau tidak, terus untuk menuju tempat wisata saat ini susah juga karena tidak semuanya dibuka,"ungkapnya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved