New Normal di Bangka Belitung

Mikron Sikapi New Normal yang Sudah Diterapkan di Pangkalpinang

Hal tersebut menurutnya, perlu dibantah. Sebab sampai dengan saat ini pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Pusat sedang merencanakannya.

(Bangkapos/Ramandha)
Ketua Sekretariat Puskodalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Sekretariat Pusat Komando Pengendalian dan Operasional (Puskodalops) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa menyikapi, permasalahan kota Pangkalpinang yang sudah menerapkan new normal..

Hal tersebut menurutnya, perlu dibantah.

Sebab sampai dengan saat ini pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Pusat sedang merencanakan tentang penerapan new normal ini.

"Per tanggal 26 Mei Presiden RI mengungkapkan baru ada 4 Provinsi dan 25 Kabupaten dan Kota yang telah mempu menerapkan kebijakan new normal, sehingga jika ada di daerah kita yang mengatakan sudah menerapkan new normal, mungkin itu Presiden, sebab langsung ada keputusan seperti itu, Wali Kota bukan presiden," kata Mikron kepada Bangkapos.com, Jumat (29/05/2020)

Dia menyebutkan, ada beberapa syarat yang dirumuskan dari penerapan new normal di suatu daerah itu, ataupun tatanan normal baru produktif dan aman virus covid-19.

1. Penularan covid-19 di wilayah telah bisa dikendalikan, dan penyebaran di Bangka Belitung dikatakan rendah dan zona hijau

2. Kapasitas sistem kesehatan yang ada runah sakit sampai peralatan medis sudah mampu melakukan identifikasi, isolasi, pengujian, hingga melakukan karantina orang yang terinfeksi.

3. Mampu menakan wabah virus covid-19 ditempat kerentanan yang tinggi, seperti di pasar

4. Penerapan protokol covid-19 di tempat kerja, seperti phisycal distancing, social distancing, mencuci tangan, dan menggunakan masker sudah diterapkan

5. Mampu mengendalikan resiko kasus dan pembawa virus yang masuk ke suatu wialayah

Halaman
123
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved