Breaking News:

Sejarah Panjang Rasisme yang Tak Pernah Usai dan Kematian George Floyd

"Lututmu di leherku, aku tidak bisa bernapas, mama... mama..." pinta George Floyd berulang kali kepada polisi yang menahannya di tanah.

(AFP/KEREM YUCEL)
Demonstran di Minneapolis membakar dan menjarah toko-toko pada Kamis malam (28/5/2020), buntut dari kasus pembunuhan George Floyd, pria kulit hitam yang tewas usai lehernya ditahan dengan lutut oleh polisi selama beberapa menit. Floyd sebelumnya ditahan karena dugaan pemakaian uang palsu. 

Perasaan terancam ini bisa berupa kekhawatiran bahwa suatu ras bisa bertindak sewenang-wenang bila mendapat kekuasaan terlalu besar.

"Karena kekhawatiran-kekhawatiran seperti inilah kemudian isu-isu ras gampang muncul dan menimbulkan gelombang gerakan sosial yang begitu besar," kata Drajat.

Menurut Drajat, perlawanan yang terjadi di Amerika saat ini bukan hanya dilakukan oleh orang kulit hitam tetapi juga masyarakat multi-etnis yang ada di sana.

Hal ini terjadi karena kekhawatiran mereka terhadap tindakan-tindakan kaum kulit putih yang selalu merasa memiliki Amerika.

Penyebab rasisme sulit dihilangkan

Drajat juga menyebut bahwa permasalahan rasisme sulit dihilangkan bukan hanya karena rasa keunggulan semata, tetapi juga karena adanya beberapa faktor.

Pertama, tidak adanya penghargaan terhadap manusia yang sederajat yang kemudian menimbulkan suasana persaingan atau kompetisi.

Kompetisi antara satu ras dengan ras yang lain timbul karena merasa keberadaan ras lain akan mengancam eksistensinya, baik secara ekonomi maupun ancaman terhadap perebutan sumber-sumber kekuasaan.

"Sumber-sumber ekonomi bisa berupa penguasaan tanah, aset, industri dan lain sebagainya. Suasana tanpa penghargaan terhadap manusia ini kemudian menimbulkan rasa tidak aman," jelas Drajat.

Rasa tidak aman dalam kehidupan multi-kultural jika berkembang atau justru dikembangkan akan menimbulkan hubungan antar etnis/ras menjadi tidak baik.

Halaman
1234
Penulis: tidakada006
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved