Berita Sungailiat

SMAN 1 Pemali Jadi Percontohan Penerapan New Normal, 394 Orang akan Dirapid Test

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka telah mendata dan akan melakukan Rapid Test terhadap 394 orang terdiri dari para siswa, guru, pegawai administrasi

Bangkapos/Edwardi
Tim GTPPC Kabupaten Bangka meninjau persiapan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Pemali, Jumat (29/05/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- SMAN 1 Pemali Kabupaten Bangka terpilih menjadi salah satu sekolah percontohan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memulai New Normal pelaksanaan ujian sekolah atau kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19 ini pada tanggal 2 Juni 2020 mendatang.

Karena itu Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka telah mendata dan akan melakukan Rapid Test terhadap 394 orang terdiri dari para siswa, guru, pegawai administrasi, penjaga sekolah dan lainnya yang ada di sekolah tersebut.

"SMAN 1 Pemali akan dijadikan salah satu sekolah percontohan yang akan memulai kegiatan belajar mengajar di era pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangka," kata Boy Yandra, Jubir Tim GTPPC Kabupaten Bangka saat meninjau persiapan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Pemali, Jumat (29/05/2020).

Ditambahkannya jadi upaya-upaya yang harus dilakukan di SMAN 1 Pemali yakni setiap siswa, guru dan warga sekolah harus menggunakan masker, menyediakan cuci tangan di setiap kelas, menjaga jarak sesuai aturan WHO sekitar 1,5 meter.

"Dilakukan pemeriksaan suhu tubuh setiap siswa dan warga sekolah menggunakan Thermo Gun bila ada siswa yang suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celcius, ada flu, demam, batuk maka yang bersangkutan dibawa ke pelayanan kesehatan dan langsung pulang ke rumahnya, untuk pelaksanaan ujian sekolah dilakukan di rumahnya," ujar Boy Yandra.

Diungkapkannya jumlah ruang kelas untuk pelaksanaan ujian sekolah di SMAN 1 Pemali ada 20 ruangan.

"Untuk kelas X dilaksanakan mulai tanggal 2 Juni sampai 8 Juni 2020, kelas XI mulai 8 Juni sampai 13 Juni," ungkap Boy Yandra.

Dilanjutkannya, tujuan dilakukan Rapid Test bagi seluruh warga SMAN 1 Pemali, apabila ada yang hasilnya reaktif maka akan segera dilakukan antisipasi dilakukan uji lab Swab terhadap yang bersangkutan, sehingga kejadian Kadus Covid-19 di Kabupaten Bangka ini bisa cepat ditangani dengan baik sehingga bisa menuju new normal di Kabupaten Bangka.

" Kita sudah meninjau kesiapan awalnya, nanti saat mulai hari H masuk sekolah dilakukan Rapid Test terlebih dahulu dan kami juga menurunkan tim lainnya, diharapkan semua hasilnya tidak ada yang reaktif," harap Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved