Breaking News:

Virus Corona

RITUAL Aneh Basmi Covid-19 hingga Penggal Kepala Seorang Lelaki, Begini Ceritanya

Warga India dikejutkan dengan insiden seorang pemuka agama Hindu diduga membunuh seorang lelaki berusia 52 tahun di dalam sebuah kuil di Bandhahuda,

Ilustrasi/ Surya
Ilustrasi pembunuhan 

BANGKAPOS.COM – Warga India dikejutkan dengan insiden seorang pemuka agama Hindu diduga membunuh seorang lelaki berusia 52 tahun di dalam sebuah kuil di Bandhahuda, Distrik Cuttack, India.

Diungkapkan bahwa, itu merupakan ritual untuk menenangkan sang dewi agar virus corona dapat lenyap di muka bumi ini.

Melansir dari The Siasat Daily, Jumat (29/5/2020), sumber-sumber kepolisian mengatakan Sansari Ojha (70), diduga memenggal kepala pria itu di lokasi Kuil Maa Bramhanidei, Rabu (27/5/2020) malam.

Polisi mengatakan bahwa pria tersebut melakukan perbuatannya karena sebuah kepercayaan pengorbanan yang akan mengurangi dampak pandemi corona.

Kepolisian telah diidentifikasi korban atas nama Saroj Pradhan dari Desa yang sama, tempat Kuil itu berada.

Pradhan yang baru pulang dari bekerja di kebun miliknya, singgah di dekat kuil itu dan beristirahat.

Tersangka mengunci pintu kamar kecilnya dari luar, setelah ia melakukan pembunuhan keji itu dan pergi ke kantor polisi untuk menyerahkan diri.

“Pemuka agama itu memenggal Pradhan dengan menggunakan parang di kamar kecilnya yang bersebelahan dengan kuil. Dia menyerahkan diri ke kantor polisi Narasighpur pada tengah malam, "kata polisi, Ranjan Ray.

Ojha mengklaim bahwa ia di wahyukan secara ilahi oleh dewi empat hari yang lalu untuk mempersembahkan ‘kurban’ agar virus corona lenyap di muka bumi.

Karena itu, untuk menenangkan sang dewi, ia memenggal kepala pria itu, kata Ray.

Paska pembunuhan iru, tersangka datang ke kantor polisi dan mengakui perbuatannya, polisi bergegas ke lokasi kejadian.

Polisi membuka kamar kecil kuil itu dan menemukan mayat yang terpenggal kepalanya.

Barang bukti berupa parang yang tergeletak di dekatnya juga di amankan.

Halaman
12
Penulis: tidakada002
Editor: Edi Yusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved