Dua Pemancing Tenggelam di Pantai Tikus

Ada Goresan Luka di Jasad Obama, Diduga Ini Penyebabnya

Selain Tim Basarnas Pangkalpinang, ada enam tim lainnya yang dilibatkan dalam proses evakuasi Jasad Ardiansyah alias Obama (25).

Ada Goresan Luka di Jasad Obama, Diduga Ini Penyebabnya
Bangkapos.com/Fery Laskari
Anggota Tagana Pemkab Bangka, Resdianto

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Selain Tim Basarnas Pangkalpinang, ada enam tim lainnya yang dilibatkan dalam proses evakuasi Jasad Ardiansyah alias Obama (25). Satu di antara tim bernama Tim Tagana Pemkab Bangka.

Berikut fakta yang dihimpun oleh tim ini saat pertama melihat jasad Obama si pemancing ikan ketika terapung di Laut Pantai tikus Sungailiat Bangka, Mingu (31/5/2020) pagi.

"Ketika pertama kali terlihat posisi korban (Obama) agak miring. Bagian yang terlihat bagian kepala, menghadap ke dasar laut, telungkup. Pakaiannya masih jelas," kata Resdianto, Anggota Tagana Pemkab Bangka yang ikut turun langsung menggunakan rubberboat bersama Basarnas dan tim lainnya mencari korban hilang ini, Minggu (31/5/2020) pagi.

Saat itu sebagian besar tubuh korban masih tenggelam dalam air laut. Kemudian jasad ini diangkat pada bagian kepala dan kaki lalu dimasukan ke kantong jenazah dalam rubberboat.

"Kondisi masih utuh, ada tanda luka pada wajah dan Kaki, luka kecil diduga terkena batu karang, tapi baju masih utuh," kata Resdianto.

Polisi Selidiki Kematian Obama dan Ikbal

Setelah jasad ditemukan, selanjutnya menjadi tugas kepolisian untuk menyelidiki penyebab kematian Ardiansyah alias Obama (25) dan Ikbal Rahman (25).

Pihak berwenang akan mencari tahu penyebab tewasnya dua korban pemancing ikan tersebut, apakah ada unsur kesengajaan pidana atau hanya murni kecelakaan laut.

Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan diwakili Kabag Ops AKP Teguh Setiawan kepada Bangka Pos, Minggu (31/5/2020) menyatakan, kepastian itu baru dapat diketahui setelah dilakukan visum et revetum (VER) oleh pihak medis. "Untuk sementara kita masih menunggu hasil pemeriksaan, visum kedokteran," kata Teguh.

Pihak kepolisian ditegaskan Teguh, tak bisa menduga-duga tanpa bukti. Oleh karenanya setelah hasil visum keluar, baru dapat diketahui langkah selanjutnya.

Halaman
1234
Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved