New Normal di Bangka Belitung

Dewan Pendidikan Bangka Belitung: Jangan Paksakan Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah

Mestinya semua pihak harus lebih berhati-hati lagi. Sebab, dikhawatirkan justru sekolah jadi tempat penyebaran covid-19.

Bangkapos.com/Riki Pratama
Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Prof Bustami Rahman. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Dewan Pendidikan Bangka Belitung Prof. Bustami Rahman menyikapi kegiatan belajar mengajar di sekolah yang disebut-sebut akan dibuka kembali pada 13 Juli 2020 mendatang.

Bustami menyebut, dirinya sudah mengetahui rencana pembukaan kegiatan belajar mengajar di sekolah itu.

Namun rencana itu akan dirapatkan kembali dengan Gubernur, kepala dinas pendidikan, serta DPRD.

"Itu nanti membincangkan tentang persiapan bagaimana sekolah-sekolah akan dibuka pada masa new normal, situasi new normal ini kan, kita harus lebih berhati-hati terutama pada anak-anak," kata Bustami kepada Bangkapos.com, Senin (01/06/2020)

Menurutnya, penerapan new normal pada dinas instansi, BUMN, atau perkantoran lainnya memang tidak ada masalah.

Namun tidak demikian dengan penerapan new normal di sekolah.

Sebab, bukan hanya guru yang masuk, tapi seluruh siswa-siswi masuk sekolah, TK, SD, SMP, SMA.

"Dan mereka ini sebetulnya masih dalam tahap pertumbuhan anak-anak, jadi secara alamiah anak-anak itukan biasa bermain-main, tidak bisa kita membuat aturan yang tegas supaya anak-anak itu tidak bersentuhan, tidak berpelukan, tidak tos-tosan dengan temannya, tidak bisa seperti itu, namanya juga dunia anak-anak," jelasnya.

Dia menuturkan, jika nanti tim gugus tugas memperbolehkan proses belajar mengajar di sekolah, mestinya semua pihak harus lebih berhati-hati lagi.

Sebab, dikhawatirkan justru sekolah jadi tempat penyebaran covid-19.

Halaman
1234
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved