Breaking News:

Berita Pangkalpinang

272 Calhaj Kota Pangkalpinang Tertunda Menunaikan Ibadah Haji Akibat Pandemi Covid-19

Sebanyak 272 calon jemaah haji asal Kota Pangkalpinang tertunda melaksanakan ibadah haji karena kondisi darurat pandemi Covid-19.

Bangkapos.com / irakurniati
Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Abdul Rohim 

Dia mengatakan, syarat ibadah haji harus mampu dari segi fisik, kemampuan biaya dan segi keamanan serta keselamatan.

Faktor terakhir itu yang tidak memungkinkan untuk pelaksanaan haji.

Menurut Rohim, ibadah haji diikuti oleh jutaan umat muslim dari berbagai penjuru dunia.

Melaksanakan satu per satu tahapan ibadah dan saling bersentuhan dengan jemaah lainnya. Kondisi ini tentu sangat berisiko di tengah mewabahnya pandemi.

"Ini adalah pilihan. Ada aspek yang hatus dipikirkan dalam beribadah. Bahkan saat ini pun Saudi Arabia masih membatasi pelaksanaan ibadah di masjid," ucap Rohim.

Dengan keputusan ini, Rohim menyebut, negara berkewajiban memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada masyarakatnya.

Dia mengatakan, tidak ada unsur politis apapun dalam pembatalan keberangkatan ini. Ini dilakukan murni untuk keselamatan masyarakat.

Rohim menuturkan, sebagai umat muslim dapar berbaik sangka terhadap pemerintah terkait putusan ini.

"Justru kalau dipaksa akan jatuh korban negara, yang salah mengirimkan jemaah tanpa perlindungan. Kami berharap masyarakat baik sangka, kalau takdir Allah tidak tahun ini insyallah tahun depan. Kalau pun tahun ini sebetulnya berangkat diganti tahun depan, tapi umur belum sampai yang penting niat kita sudah sampai. Tidakk ada yang rugi dari segi ibadah. Sudah diatur Allah yg penting ikhlas," ungkap Rohim.  (bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved