Berita Pangkalpinang

Event Olahraga Ditiadakan, Dispora Provinsi Bangka Belitung Masih Menunggu Instruksi Pusat

Akibat pandemi virus corona atau Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sejumlah kegiatan olahraga di Babel terpaksa ditiadakan.

Bangkapos.com/Rama
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bangka Belitung (Babel), Suharto 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) , melakukan rasionalisasi anggaran kegiatan olahraga.

Hal ini dilakukan karena pandemi virus corona atau Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sejumlah kegiatan olahraga di Babel terpaksa ditiadakan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suharto mengatakan ada dua kegiatan kejuaraan yakni Kejuaraan Nasional (Kejurnas) silat dan karate yang diadakan di Bangka Belitung (Babel) dibatalkan.

Kemudian lanjutnya, kejuaraan atlit Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) yang diadakan diluar Babel juga tidak dibisa diikuti.

"Kegiatan Olahraga di masyarakat yang telah direncanakan akan ditunda dan dibatalkan, begitu juga dengan pengiriman atlet untuk mengikuti, Paskib, Kejurda, Kejurprov, Kejurwil, dan Kejurnas dibatalkan," Kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suharto, Selasa (2/6/2020).

Kata Suharto, Kemudian untuk pengiriman para pemuda untuk Pasukan Pengibaran benderah (Paskibraka) tingkat Nasional juga tidak diadakan.

Biasanya seleksi itu diadakan setiap tahunnya, maka kali ini tidak diadakan karena pandemi covid 19 ini.

"Untuk kejurda Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil), kita masih menungu infomasi lebih lanjut dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)," ujarnya.

Namun ada beberapa kegiatan yang direncanakan akan dijalani seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan dilanjutkan ke Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil).

"Popda itu akan dilaksanakan bulan Oktober, nantinya masih menunggu instruksi dari Kemenpora. Kalau sampai bulan Agustus masih mengalami pandemi, maka kegiatan itu akan gagal, itu juga masih menunggu dari Pusat, " ujarnya.

Ia menegaskan Itu juga harus ada persetujuan dari pusat, karena kuncinya pelaksanaan tersebut akan dilaksanakan atau tidak, kalau popwil tidak diadakan maka popda tidak diadakan juga.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved