Positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Bertambah 2, Satu Orang Warga Belinyu (VIDEO)

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka mengungkapkan penambahan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 baru

BANGKAPOS.COM -- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka mengungkapkan penambahan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 baru, yakni RK (32) warga Kecamatan Belinyu dan IS (44) warga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Selasa (02/06/2020).

Penyebaran penularan RK (32) , warga Kecamatan Belinyu ini belum diketahui berasal dari klaster mana, karena RK ini selain bekerja di Belinyu juga bekerja di Kota Pangkalpinang. Sedangkan IS (44), warga Sungailiat merupakan klaster ABK Kapal Keruk Singkep milik PT Timah Tbk.

"Kedua pasien ini sudah dimasukkan karantina di Balai Diklat Provinsi Kepulauan Babel," kata Boy Yandra, Jubir Tim GTPPC Kabupaten Bangka didampingi Kepala BPBD Bangka M Nursi dan Camat Belinyu Syarli Nopriyansah dalam jumpa pers di Posko Bersama Tim GTPPC Kabupaten Bangka, Selasa (02/06/2020).

Ditambahkannya dengan adanya penambahan ini jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangka sebanyak 8 orang, dimana 3 pasien sudah sembuh dan 5 pasien dalam proses perawatan dan karantina menunggu hasil Swab lanjutannya.

"Kecamatan Belinyu merupakan kecamatan keempat yang sudah terpapar wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka, dimana sebelumnya Kecamatan Pemali, Merawang, Sungailiat sudah lebih dulu. Sedangkan empat kecamatan lainnya masih zona hijau yakni Riau Silip, Puding Besar, Bakam dan Mendo Barat," ujar Boy Yandra.

Dilanjutkannya upaya yang dilakukan yakni tracking terhadap para kontak kedua pasien semaksimal mungkin.

"IS ini ada kaitan dengan GS yang sudah lebih dulu terkonfirmasi positif Covid-19, yakni satu tempat kerja di Kapal Keruk Singkep milik PT Timah Tbk dan RK warga Belinyu ini belum diketahui klaster ya," tukas Boy Yandra.

Dilantiknya, Tim GTPPC Kabupaten Bangka juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di rumah kedua pasien ini dan kepada orang merasa melakukan kontak dengan kedua pasien diharapkan melaporkan ke Tim GTPPC Kabupaten Bangka.

"Untuk yang di Sungailiat silahkan datang ke RSUD Depati Bahrin dan Puskesmas Sungailiat atau Puskesmas Kenanga sedangkan yang di Kecamatan Belinyu boleh ke Puskesmas Belinyu, jadi kita melakukan penyelidikan epidemiologi dulu," tandas Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved