Berita Pangkalpinang

Kasus Timah Kadar Rendah dan Fasilitas Kredit Perusahaan BUMN Berlanjut, Kejati Babel Periksa Saksi

Dua kasus dugaan korupsi di BUMN yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung dipastikan terus berlanjut.

bangkapos.com / deddy marjaya
Kajati Bangka Belitung Ranu Miharja didampingi As Intel Johnny Wiliam Pardede dan As Pidsus Eddi Ermawan saat jumpa pers Selasa (2/6/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dua kasus dugaan korupsi di BUMN yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung dipastikan terus berlanjut.

Kedua kasus itu yakni kasus SHP di PT Timah Tbk dan Kucuran Kredit di Bank BRI Pangkalpinang.

"Dua kasus yang kita tangani akan tetap berlanjut nanti silahkan beritanya langsung dengan As Intel dan As Pidsus saya tidak bisa lama karena pekerjaan menumpuk," kata Kajati Ranu Mihardja saat membuka konfrensi pers Selasa (2/6/2020 di Media Centre Kejati Bangka Belitung

Eddi Ermawan As Pidsus mengatakan pihaknya telah meningkatkan kasus ketingkat penyelidikan terhadap dua kasus yang ditangani. Antara lain kasus pembelian pasir timah yang tidak sesuai dengan ketentuan di PT Timah Tbk.

Kemudian penyimpangan pemberian fasiltas krerdit di sebuah bang pelat merah yang masing-masing di kantor cabang Pangkalpinang dan Cabang Pembantu Depati Amir.

Kedua kasus ini telah dilakukan puldata dan pulbaket serta permintaan keterangan.

Sejak tanggal 29 Mei 2020 kedua kasus telah ditingkatkan ke tingkat penyidikan. Menindaklanjuti hal tersebut telah dibuatkan sprindik dan jadwalnya.

"Minggu depan sudah ada pemanggilan pihak menjadi saksi jadi bukan lagi dipanggil permintaan keterangan namun sebagai saksi," kata Edi Ermawan. (bangkapos.com / deddy marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved