Virus Corona di Bangka Belitung
Ustaz Kurnia Sebut Wabah Covid-19 Ini Dapat Dilewati dengan Ikhtiar dan Sikap Optimistis
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangka Belitung semakin bertambah menjadi 46 orang dan satu di antaranya meninggal dunia.
Penulis: Sela Agustika | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM,BANGKA - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangka Belitung semakin bertambah menjadi 46 orang dan satu di antaranya meninggal dunia.
Banyak yang menyimpulkan Covid-19 ini mudah menyebar dan berbahaya bagi manusia terutama yang memiliki penyakit bawaan.
Ustaz Muhammad Kurnia Lc MA, penceramah dan dosen di sejumlah perguruan tinggi Bangka Belitung mengatakan, sebagai seorang muslim hal yang bisa dilakukan saat kondisi seperti ini adalah tetap menjaga diri dan keselamatan.
"Jangan sampai pandemi ini menjerumuskan diri dalam kebinasaan karena sangat dilarang oleh agama. Tentunya selama beraktivitas kita harus selalu mengikuti protokol medis dalam pencegahan wabah, dan kembali mengikuti anjuran ulama yang ada di daerah setempat," ungkap Ustaz Kurnia, Selasa (2/6/2020).
Dia mengungkapkan setelah melewati beberapa waktu masa karantina mandiri oleh sebagian masyarakat timbullah rasa kerinduan untuk kembali beraktifitas normal.
Namun mengingat situasi saat ini yang dibuktikan berdasarkan laporan gugus tugas bahwa korban yang terinfeksi jumlahnya semakin bertambah, tentunya keadaan ini belum kembali normal.
"Boleh saja kita beraktivitas seperlunya dan menjaga stabilitas ekonomi agar tidak terpuruk, akan tetapi tetap menjaga keselamatan diri dan nyawa juga jauh lebih harus diutamakan dengan mengikuti imbauan dan protokol kesehatan," kata Ustaz Kurnia
Diakuinya semua kejadian di muka bumi terjadi atas takdir dan kehendak Allah.
"Tugas kita sebagai hamba selain harus menjalaninya maka harus ada keikhlasan dan keridhaan juga agar hati kita menjadi tenang dan lapang," ujarnya
Menurutnya, wabah Corona ini akan dapat dilewati dengan segala ikhtiar dan sikap optimisme seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
"Ikhtiar dan tawakkal adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Ikhtiar kita mengikuti anjuran tim medis dan pemerintah, sedangkan tawakkal adalah sikap berserah diri atas setiap takdir yang sudah ditetapkan Allah," tutur Ustaz Kurnia. (Bangkapos.com/Sela Agustika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ustaz-kurnia-852020.jpg)