Berita Sungailiat

Awas Tidak Pakai Masker! Bupati Bangka akan Berikan Sanksi Nyapu Jalan Hingga Denda Rp 50.000

Pihaknya mengharuskan kepada masyarakat wajib menggunakan masker saat keluar rumah dan setelah 14 hari masa sosialisasi.

Bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemkab Bangka akan menggelar apel pasukan kesiapan penerapan penegak disiplin program hidup normal baru (New Normal) di halaman Kantor Bupati Bangka, Kamis (4/6/2020).

Apel ini rencananya akan dipimpin langsung Bupati Bangka Mulkan diikuti unsur Forkopimda Bangka dan undangan terkait lainnya.

"Jadi untuk kesiapan menuju new normal nanti kita akan mengadakan apel bersama Forkopimda Bangka untuk mungkin melakukan sosialisasi mulai tanggal 8 Juni hingga selama 14 hari ke depan," kata Bupati Bangka Mulkan, Rabu (3/6/2020).

Pihaknya mengharuskan kepada masyarakat wajib menggunakan masker saat keluar rumah dan setelah 14 hari masa sosialisasi, nanti akan mulai dilakukan penindakan kepada masyarakat yang tidak mengikuti anjuran atau himbauan dari pemerintah.

"Akan ada sanksi-sanksi yang mulai diberlakukan kepada masyarakat yang melanggar misal satu kali tidak memakai masker disanksi menyapu jalan umum selama 1 hari, tapi kalau keseringan melanggar tidak memakai masker mungkin bisa disanksi 1 Minggu menyapu jalan umum di lapangan karena melanggar imbauan pemerintah ini," tegas Mulkan.

Menurutnya pemberlakuan sanksi menyapu jalan umum ini tidak berat, karena biar masyarakat lainnya bisa mengetahui kalau ada pemberian sanksi akibat tidak memakai masker saat keluar rumah itu.

"Kalau sanksi yang dikenakan dalam bentuk denda misal bayar Rp 50.000 tentunya sangat memberatkan masyarakat , tapi kalau sanksi dalam bentuk pemberian pekerjaan diharapkan ada efek jera bagi masyarakat sehingga tidak berani untuk melakukan pelanggaran lagi," tukas Mulkan.

Mulkan mengingatkan kembali kepada semua masyarakat tanpa kecuali agar selalu menggunakan masker saat keluar rumah, karena hal-hal inilah yang harus dilakukan secara tegas supaya kita bisa kembali pada kehidupan yang normal.

"Kita harapkan pemakaian masker ini bukan hanya bersifat sementara tetapi diharapkan menjadi kebiasaan masyarakat sehari-hari di masa depan walaupun sudah tidak ada lagi pandemi Covid-19 ini," imbuh Mulkan .

Menurutnya era new normal ini merupakan upaya kita untuk kembali ke kehidupan normal seperti sebelumnya, jadi di era new normal ini jangan sampai masyarakat menganggap kita sudah normal seperti sediakala sehingga merasa tidak perlu untuk memakai masker saat keluar rumah.

"Ini merupakan tugas kita bersama, seluruh perangkat mulai desa/kelurahan, kecamatan, OPD dan instansi lainnya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar jangan sampai tidak menggunakan masker saat keluar rumah," tandas Mulkan.

Diakuinya masa new normal ini merupakan langkah ujicoba dan tetap menjadi perhatian kita meskipun saat ini di Kabupaten Bangka kasus konfirmasi positif Covid-19 terus meningkat dan bukannya menurun karena mungkin keadaan kondisi saat merayakan lebaran tadi, meskipun pemerintah sudah melakukan himbauan kepada masyarakat agar jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan lainnya kurang diindahkan.

" ya tapi inilah kondisi kita tidak mungkin melakukan pengawasan satu per satu terhadap masyarakat kita, sehingga memang dibutuhkan suatu kesadaran ke depan bahwa menjaga kesehatan itu sangat penting bagi kita, tanpa ada komando dari pemerintah perlu ada kesadaran sendiri dari masyarakat kalau kesehatan ini tidak ternilai harganya," harapMulkan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved