Berita Pangkalpinang

Berita PN Pangkalpinang: Ditinggal Pergi ke Warteg, Uang Perusahaan Rp 44 Juta di Mobil Pun Raib

Saksi Devi tak menyangka saat membeli makanan di warteg, dua terdakwa Iskandar dan Andika berhasil menggasak uang Rp 44.580.000 dari dalam mobilnya.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Saksi Devi dan saksi Andri saat mengambil sumpah, dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Rabu (03/06/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Saksi Devi tak menyangka saat membeli makanan di warteg, dua terdakwa Iskandar dan Andika berhasil menggasak uang Rp 44.580.000 dari dalam mobilnya.

Kejadian tersebut berawal dari saksi Devi bersama saksi Andri pulang dari Bank BRI, lalu menuju warteg Bahari dijalan Raden Abdullah, Kota Pangkalpinang dengan membawa uang yang disimpan dibawah kursi saksi Devi.

"Saat itu naik mobil ada uang Rp 44 juta, uang itu diletakan didalam tas diletakkan di bawah bangku saya duduk di dalam mobil. Itu uang milik perusahaan, saya parkir terus balik lagi mau ngecek sudah gak ada lagi," ujar saksi Devi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Rabu (03/06/2020).

Merasa menjadi korban pencurian, saksi pun melihat rekaman CCTV guna mengetahui aksi pencurian yang terjadi pada Selasa (10/03/2020).

"Terus langsung liat CCTV, keliatan orangnya dari CCTV mereka curi itu naik motor. Saya langsung lapor polisi dan besoknya langsung ketangkep, uangnya sisa sekitar Rp9 juta itu uang perusahan untuk gaji karyawan," tuturnya.

Selain itu saksi Andri yang juga hadir dalam persidangan mengatakan, saat kejadian pintu mobil dalam keadaan tidak terkunci.

"Waktu kejadian saya ikut turun juga, mobil gak terkunci tapi pintu mobil tertutup dan mobil gak ada yang rusak. Satu yang ngambil, satunya lagi stand by di motor. Tas itu langsung dibawa, posisi motor dibelakang mobil," ungkap saksi Andri.

Sementara itu berdasarkan dakwaan yang dibacakan JPU, Rizaldi mengungkapkan kedua terdakwa sudah mengikuti mobil saksi sejak dari Bank BRI di Jalan Diponegoro, Kota Pangkal Pinang.

"Terdakwa melihat saksi mengambil uang dikasih, lalu pergi dengan menggunakan mobil Suzuki Ertiga menuju rumah makan untuk membeli makan siang karyawan. Kedua terdakwa mengikuti menggunakan sepeda motor, lalu saat dirumah makan melihat keadaan sekitar sebelum mengambil tas milik korban yang berada di dalam mobil," jelas Rizaldi.

Usai mendengarkan keterangan saksi, sidang pun ditutup dan dilanjutkan pada Senin (08/06/2020) dengan agenda pemeriksaan saksi. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved