Virus Corona

Pemakaman Pasien PDP Covid-19 di Cilegon Dikawal Polisi untuk Cegah Penolakan Warga

Personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon pada Polda Banten melakukan pengawalan Jenazah Pasien PDP terkait virus corona atau Covid-

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI - Petugas pemakaman menurunkan peti jenazah pasien COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (24/5/2020). Dalam data yang dihimpun hingga Minggu (24/5/2020) pukul 12.00, korban meninggal akibat pandemi Covid-19 di Indonesia mencapai 1372 orang. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -

Personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon pada Polda Banten melakukan pengawalan Jenazah Pasien PDP terkait virus corona atau Covid-19 ke lokasi pemakaman di TPU Link, Kerenceng, Cilegon, Banten pada Selasa (2/6/2020) sore.

Kapolres Cilegon AKBP, Yudhis Wibisana mengatakan hal tersebut demi mencegah penolakan warga.

Sebab, di beberapa daerah, diketahui adanya kasus warga yang menolak jenazah yang merupakan korban Covid-19.

"Sesuai arahan Bapak Kapolri dan Kapolda Banten bahwa pihak Kepolisian perlu melakukan pengawalan dan pengamanan pada saat prosesi pemakaman jenazah covid-19 atau yang masih suspek, sebab di beberapa daerah ada kasus penolakan yang dilakukan oleh oknum warga," katanya kepada Wartawan, Rabu (3/6/2020).

"Padahal pemakaman jenazah telah melewati proses pemulasaran yang ketat dan sesuai prosedur protokol covid-19" katanya.

Ia mengatakan jenazah yang dikawal merupakan seorang wanita berinisial MH (62) yang diketahui meninggal dunia di RSUD Kota Cilegon.

Dari keterangan pihak rumah sakit, korban mengalami gangguan kesehatan yang kemudian dibawa ke IGD RSUD Kota Cilegon pada Senin (1/6/2020).

Saat itu, MH memang telah berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan keluhan sesak nafas dan demam tinggi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah diduga mengarah ke gejala Covid-19.

Halaman
12
Penulis: tidakada004
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved