Breaking News:

Pemkab Bangka Barat Bentuk Sub Satgas Kecamatan Intensifkan Sosialisasi Terapkan Protokol Covid-19

Pemerintah mulai berancang-ancang menggerakkan roda perekonomian dan kehidupan sosial saat pandemi corona lewat skenario new normal

Ist
Bupati Bangka Barat Markus SH bersama unsur pimpinan Forkopimda Babar dalam giat rapat terbatas sosialisasi pelaksanaan disiplin protokol kesehatan covid-19, Rabu (3/6) pagi. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Pemerintah mulai berancang-ancang menggerakkan roda perekonomian dan kehidupan sosial saat pandemi corona lewat skenario new normal, dengan protokol dan SOP yang sudah ditentukan guna menghambat penyebaran virus corona (Covid-19).

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat juga melakukan persiapan menuju new normal tersebut dengan membentuk tim sub satgas di tingkat kecamatan se-Bangka Barat yang melibatkan seluruh unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan termasuk Puskesmas.

Suasana berlangsungnya rapat terbatas sosialisasi pelaksanaan disiplin protokol kesehatan covid-19, Rabu (3/6) pagi.
Suasana berlangsungnya rapat terbatas sosialisasi pelaksanaan disiplin protokol kesehatan covid-19, Rabu (3/6) pagi. (Ist)

Bupati Bangka Barat Markus SH menyampaikan mengingat pentingnya keberadaan sub satgas penanganan corona di tingkat kecamatan, maka dirinya menginstruksikan para camat segera mengusulkan siapa orang-orang yang terlibat dalam sub satgas ini.

“Ini berhubungan dengan pencegahan, meliputi sosialisasi, edukasi, kepada masyarakat sampai tingkat paling bawah soal kesadaran disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk percepatan penanganan Covid-19. Maka saya minta para camat segera tindaklanjuti,” kata Markus dalam rapat terbatas sosialisasi pelaksanaan disiplin protokol kesehatan covid-19, Rabu (3/6) pagi.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyampaikan, hingga kini Pemkab Bangka Barat sudah gencar melakukan sosialisasi wajib bermasker di area publik seperti pasar dan lainnya.

"Soal bermasker ini tahap awal kita sosialisasikan di pasar Muntok dan Parittiga. Saya minta para camat juga sampaikan ke Kades dan warganya bahwa akan ada Perbup wajib pakai masker di area publik,” tandasnya.

Terkait pembentukan tim sub satgas kecamatan, Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansyah menyampaikan pihaknya siap membantu Pemda Babar menuju fase new normal.

"Pembentukan sub satgas ini sudah jadi atensi Kapolda. Prinsipnya kepolisian siap membantu. Semoga dengan kerjasama kita mampu menanggulangi pandemi corona ini,” ujar Fedriansyah.

Kajari Bangka Barat Helena Octaviane, S.H.,M.H menegaskan pihaknya siap melakukan pendampingan dalam hal pergeseran anggaran untuk gugus tugas dan sub gugus tugas penanganan corona di Babar.

"Kita tahu bersama bahwa gugus tugas harus ada alokasi anggaran, sebab masalah operasi di lapangan seperti makin intens memantau pergerakan orang keluar/masuk Babar kan tentu butuh anggaran. Maka kejaksaan siap mendampingi soal alokasi anggaran ini. Tapi saya tegaskan bukan membekingi tapi mendampingi,” tegas Helena.

Juru bicara gugus tugas covid-19 Bangka Barat dr. Hendra berpendapat, pembentukan sub satgas guna memantau penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat di wilayah masing-masing apakah sudah siap untuk pengajuan new normal atau belum.

"Daerah harus kaji kesiapan apakah sudah siap belum. Sebab yang terpenting masyarakat harus disiplin dulu. New normal jangan diartikan kita sudah bebas dari wabah corona,” pungkas Sekdinkes Babar ini.

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved