Berita Pangkalpinang
Ganasnya Dampak Covid-19 Bagi Perekonomian, Pengamat Optimis Pulih dengan New Normal
Dr Reniati menyarankan pemerintah pusat harus memberikan ruang fiskal yang lebih luas kepada pemerintah daerah.
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Babel sekaligus Pengamat Ekonomi, Dr Reniati mengatakan dampak Covid-19 memang sangat masiv pada bidang ekonomi.
"Arsitektur perekonomian yang selama ini kita yakini sudah on the track ternyata rapuh ketika pandemi covid-19 melanda. Indonesia bukan satu-satunya negara yang saat ini berjuang melawan ganasnya dampak covid-19," ujar Reniati saat dikonfirmasi bangkapos.com, Kamis (4/6/2020).
Lebih lanjut, ia menyebutkan kebijakan social distancing, physical distancing dan work from home membuat perusahaan-perusahaan besar, menengah dan kecil mulai tergerus pendapatannya.
Serta sudah mulai mengambil keputusan untuk merumahkan sebagian pegawainya.
Sehingga pengangguran berdampak kepada kemiskinan.
"Pada usaha mikro dan kecil yang bertahan akan menshifting usahanya dengan incremental innovation atau berganti usaha. Tetapi yang tidak mampu sustain memilih untuk menutup usahanya dan mereka collaps dan tidak memiliki sumber pendapatan yang bisa diandalkan," jelas Reniati.
Ia menyarankan pemerintah pusat harus memberikan ruang fiskal yang lebih luas kepada pemerintah daerah.
Karena saat ini pemerintah daerah memiliki keterbatasan fiskal akibat pemangkasan anggaran dan juga tidak tercapainya target-target PAD terutama dari pajak yang menjadi andalan.
"Kita harus memiliki keyakinan dan optimisme yang kuat terhadap apa yang telah Allah SWT takdirkan untuk kita,"kata Reniati.
Menurutnya, New Normal akan mengaktifkan kembali kegiatan roda ekonomi dengan cara-cara baru yang lebih condong kepada nilai-nilai kesehatan, kemanusiaan dan menggunakan digitalisasi sebagai mindstream.
Penguasaan digital menjadi keharusan bagi semua usaha jika ingin tetap bertahan
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/dr-reniati-yang-baru-nee.jpg)