Breaking News:

Novel Baswedan Turun Langsung Pimpin Operasi Penangkapan Buronan KPK Nurhadi di Simprug

Ternyata operasi penangkapan Nurhadi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa hari lalu dipimpin penyidik senior KPK Novel Baswedan.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memberikan keterangan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Penyidik KPK Novel Baswedan kembali ke Indonesia setelah menjalani pengobatan di Singapura untuk melakukan penyembuhan matanya yang disiram air keras. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Ada cerita menarik di balik operasi penangkapan atas mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono, baru-baru ini.

Ternyata operasi penangkapan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa hari lalu dipimpin  penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Saat itu Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono bersembunyi di sebuah rumah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan, setelah beberapa bulan dinyatakan buron dan berstatus daftar pencarian orang alias DPO oleh KPK.

Cerita sukses ini seolah kembali menunjukkan positioning Novel Baswedan sebagai penyidik yang selama ini banyak membongkar kasus-kasus besar di lembaga anti-rasuah tersebut.

Tak heran jika mantan komisioner KPK Bambang Widjojanto memuji keberhasilan Novel Baswedan. Di mata Bambang, Novel adalah sosok penyidik yang beritegritas.

Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi - Fakta-fakta PNS dan Menantunya Ditangkap KPK, Hidup Mewah Punya Meja Seharga Rp 1 Miliar
Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi - Fakta-fakta PNS dan Menantunya Ditangkap KPK, Hidup Mewah Punya Meja Seharga Rp 1 Miliar (tribunnews)

Menurut BW, begitu Bambang Widjojanto biasa disapa, penangkapan Nurhadi menjadi bukti nyata jika Novel tetap bekerja. Meskipun matanya tidak dalam kondisi sempurna akibat diserang air keras pada tahun 2017 lalu.

"Bravo. Binggo. Siapa nyana, Novel Baswedan pimpin sendiri operasi & berhasil bekuk buronan KPK, Nurhadi mantan Sekjen MA di Simprug yang sudah lebih dari 100 hari DPO," kata Bambang dalam akun twitter pribadinya @sosmedbw sebagaimana dikutip Tribunnews.com, Selasa (2/6/2020).

Dalam keterangannya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron membenarkan penyidik Novel Baswedan ikut ke dalam tim yang menangkap eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono.

"Mas Novel [Novel Baswedan] ada dalam tim tersebut," ujar Ghufron kepada wartawan, Selasa (2/6/2020).

Namun, Ghufron mengaku belum mengetahui apakah Novel bertindak sebagai kepala satuan tugas yang memimpin penangkapan Nurhadi dan Rezky.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved