Breaking News:

POTRET Rumah Sakit Terburuk Sedunia, Tanpa Listrik, Air Bersih hingga Pasien Meradang

Betapa menyedihkan gambaran di rumah sakit yang disebut-sebut berfasilitas terburuk di dunia berada di Venezuela ini.

pinimg.com
Kondisi menyedihkan di sebuah rumah sakit 

Perekonomian di Venezuela memang tengah terjun bebas setelah harga minyak turun drastis pada Januari. April lalu, direktur rumah sakit, Aquiles Martínez pun ditangkap karena diduga telah mencuri peralatan medis dan obat-obatan.

Menanggapi potret mengerikan dari kondisi rumah sakit, Presiden Venezuela Nicholas Maduro mengatakan, layanan kesehatan negara mereka sebenarnya sudah lebih baik.

Meski rumah sakit di Venezuela disebut sebagai rumah sakit terburuk di dunia, ia mengatakan, tidak ada sistem kesehatan di dunia ini yang lebih baik, selain Kuba.

Ia juga menolak upaya mencari dukungan internasional untuk memperbaiki sistem kesehatan di negaranya.

Sementara itu, di sisi lain, sebuah rekaman rahasia juga mengungkapkan situasi mencekamnya rumah sakit di Amerika Serikat.

Melansir Daily Star pada Rabu (15/4/20), Sebuah gambar menunjukkan, situasi rumah sakit yang dipenuhi mayat-mayat tergeletak.

 

Jenazah
Jenazah (indiatvnews.com)

Menurut keterangan pemandangan mengerikan itu adalah di rumah sakit di Detroit Amerika Serikat, yang saat ini berjuang mengatasi pandemi Covid-19.

Gambar itu menunjukkan mayat-mayat yang ditumpuk satu sama lain disimpan di sebuah kamar kosong.

CNN melaporkan, rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Sinai-Grace di Detroit.

Mereka juga mengatakan bahwa sudah kewalahan karena jumlah kematian akibat Covid-19 terus terjadi peningkatan.

Foto itu diambil oleh seorang pekerja di ruang gawat darurat di rumah sakit yang meminta dirahasiakan identitasnya, lapor CNN.

Selain memanfaatkan kamar kosong, rumah sakit itu juga menempatkan unit pendingin di parkiran untuk menyimpan mayat.

Pekerja rumah sakit yang berbicara dengan identitas rahasia itu khawatir dengan pekerjaan mereka.

Mereka mengatakan, kamar kosong terpaksa digunakan untuk menyimpan mayat karena kamar mayat di rumah sakit itu penuh.

Selain itu, staf kamar mayat juga tidak bekerja pada malam hari.

Salah satu petugas itu mengatakan, "Ya saya tahu adalah karena kami kehabisan tempat tidur untuk menjaga pasien kami."

Salah satu foto yang menunjukkan tumpukan mayat tersebut.
Metro
Salah satu foto yang menunjukkan tumpukan mayat tersebut.

"Sehingga tak menyisakan ruangan untuk tempat menyimpan mayat-mayat itu," katanya.

Satu foto menunjukkan dua mayat di tempat tidur berdampingan sementara mayat juga diletakkan di sebuah ranjang.

Semua mayat yang terlihat dimasukkan ke dalam kantong mayat berwarna putih.

Kondisi ini menyebabkan staf rumah sakit memesan unit penyimpanan pendingin portabel untuk menyimpan mayat.

Lima unit lainnya diletakkan di tempat parkir umum di rumah sakit tersebut.

Staf melaporkan, setidaknya merawat 130 pasien Covid-19 pada satu waktu di rumah sakit tersebut, meskipun sudah turun sebanyak 50%.

Tempat tidur lain yang menujukkan tumpukan mayat.
Metro
Tempat tidur lain yang menujukkan tumpukan mayat.

Mereka juga mengatakan jumlah yang berkurang membuatnya lebih mudah ditangani daripada sebelumnya.

Seorang juru bicara di RS Sinai-Grace mengatakan pada CNN, "Pasien yang meninggal di rumah sakit kami perlakukan dengan hormat dan bermartabat, sampai mereka dilepaskan dengan tepat."

"Seperti Rumah Sakit di New York dan tempat lain, kami telah menambahkan sumber daya baru seperti unit pendingin untuk mengelolas kapasitas yang disebabkan lonjakan kasus Covid-19," jelasnya. (Intisari-online.com/Afif Khoirul M).

Diolah dari :

Mayat-Mayat Ditumpuk dan Disandarkan Dalam Kondisi Tidak Beraturan, Beginilah Rekaman Rahasia, Situasi Rumah Sakit di Amerika Serikat di Tengah Pandemi Covid-19

dan Memilukan, Inikah Rumah Sakit Terburuk di Dunia?".

https://style.tribunnews.com/2020/06/03/rumah-sakit-paling-miris-sedunia-tanpa-listrik-air-bersih-sabun-pasien-berlumurah-darah-di-kasur?page=all

Penulis: tidakada002
Editor: Edi Yusmanto
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved