Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Laboratorium PCR RSBT Mampu Periksa Seratusan Spesimen Tiap Hari

Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang (RSBT) setiap harinya mampu memeriksa ratusan spesimen untuk pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR)

Dokumentasi Bangka Pos
Cagar Budaya Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Laboratorium Biologi Molekuler Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang (RSBT) setiap harinya mampu memeriksa ratusan spesimen untuk pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mendeteksi seseorang terpapar corona virus desease (covid-19).

Sejak dioperasikan pada 28 Mei lalu hingga hari ini laboratorium ini telah memeriksa 384 sampel baik untuk pasien rujukan, permintaan internal perusahaan maupun permintaan pemeriksaan secara mandiri.

Penanggungjawab Laboratorium Biologi Molekuler RSBT Pangkalpinang, dr. Nafiandi, SpPK menjelaskan kemampuan alat PCR di RSBT dalam sekali running mencapai 384 sampel namun hal ini belum bisa terpenuhi lantaran ekstraksi RNA dilakukan secara manual.

“Ekstraksi RNA dilakukan secara manual dan kemampuan ini akan meningkat sesuai dengan jam terbangnya, makin lama makin lancar. Awalnya kita ekstraksi belasan sampel per hari sampai hari ini kita bisa ekstraksi seratusan sampel per hari,” ujarnya dalam rilis kepada bangkapos.com, Jumat (5/6/2020).

dr. Nafiandi menjelaskan hasil dari pemeriksaan PCR ini dapat diketahui dalam satu hari yang sama asalkan sampel spesimen dikirimkan ke laboratorium sebelum jam 08.00 pagi.

Jika sampel dikirimkan lewat dari jam 08.00 pagi maka sampel akan diperiksa keesokan harinya.

“Itu semua kalau permeriksaan berlangsung lancar, sehingga tidak memerlukan pengulangan running sampel. Jadi kita mengerjakan sampel mulai jam 08.00 sampai diketahui hasilnya,” katanya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan untuk menentukan seseorang terkonfirmasi positif covid-19 setidaknya diperlukan dua kali uji swab.

Hal ini tergantung hasil pemeriksaan spesimen pertama. Ia juga mengingatkan agar orang tidak terburu-buru menuduh seseorang terpapar covid-19 jika belum diketahui hasil swabnya.

“Saat ini untuk menentukan seseorang terpapar covid-19 atau tidak, baru bisa dilakukan dengan tes swab PCR, karena saat ini dinilai yang paling akurat,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved