Breaking News:

WIKI BANGKA

Wanita Ini Koleksi Uang Kuno demi Jaga Warisan Orangtuanya

Koleksi uang kuno yang dimilikinya mulai dari uang Indonesia sebelum kemerdekaan, uang Korea, Jepang, Thailand, Turki, Rusia hingga Jerman

Bangkapos/Andini Dwi Hasanah
Rindu Pratiwi kolektor uang kuno 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Wanita cantik kelahiran Pangkalpinang 05 Februari 1986 lalu itu hobi mengumpulkan uang kuno dari beberapa negara, Rindu Pratiwi namanya.

Bermula sejak 2014 lalu dirinya mulai suka mengumpulkan uang luar negeri ketika dirinya berpergian untuk liburan dan perjalanan dinasnya.

Awalnya hanya uang luar negeri saja, sebab ketika dirinya pergi ke beberap negara lalu menyimpan satu uang negara tersebut, mulai dari Korea, Jepang, Thailand, Turki, Rusia, hingga Jerman.

Namun baru-baru ini dirinya baru teringat sang alm ayahnya juga mempunyai koleksi uang kuno Rupiah Indonesia sejak 1934 lalu bahkan sebelum Indonesia merdeka.

Uang kuno milik alm ayah awalnya hanya tersimpan rapi di dompet dirumah kakaknya, lalu dirinya baru teringat sang ayah memiliki hobi yang sama dengannya mengoleksi uang kuno.

"Awalnya kalau ke luar negeri aku suka koleksi uangnya pas aku balik untuk disimpan, terus baru keinget papa ada koleksi uang Indonesia, lah kenapa uang negara sendiri ga dijaga gitu kan," kata Rindu kepada Bangka Pos, Sabtu (06/06/2020)

Kasubbid Sertifikasi, Mutasi dan Dokumentasi Badan keuangan Daerah Provinsi Bangka Belitung itu, mulai menyimpan lebih rapi lagi uang koleksi alm ayahnya itu.

Dia jadikan sebuah album bak sebuah foto yang disimpan di dalam buku album tersusun rapi berdasarkan tahun nya, serta negara-negaranya.

Bahkan ada uang kuno asal Jerman yang telah berumur 110 tahun, sejak 1910 lalu. Yang berhasil ia simpan peningalan ayahnya

Dia menyebutkan, mengoleksi uang kuno awalnya hanya ingin menjadi kenang-kenangan ketika dirinya mengunjungi suatu negara saja.

Namun ketika mengumpulkan juga uang kuno milik sang ayah dirinya merasa lebih tertarik untuk menyimpan uang tersebut, dan bersemangat mengkoleksi uang-uang lainnya untuk ditempelkan kembali di buku album tersebut.

"Sebenernya itu kenangan-kenangan dari papa ku, jadi memang tidak ada niat untuk dijual, kenanga-kenangan papa buat aku yang mesti aku jaga, dari beberapa saudara nurunnya ke aku, lalu untuk mengingat tempat yang pernah aku kunjungi," sebutnya

Dia berharap, setidaknya uang kuno milik ayahnya tersebut bisa terjaga hingga turun temurun, pernah ada yang ingin menawarkan membelinya.

"Sempat ada yang menawarkan ingin beli, tapi dari kita langsung distop soalnya memang bukan untuk dijual, ini adalah kenang-kenangan papa untuk kita, yang harus kita jaga, aku koleksi uang luar negeri tapi kenapa uang Indonesia negara sendiri tidak dijaga gitu," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved