Mantan Polisi Ini Ungkap Fakta Pembunuhan George Floyd, Pelaku Terancam 40 Tahun Penjara

Plunkett menyatakan bahwa Kueng sudah berusaha memperingatkan rekan-rekannya saat menahan George Floyd

(Hennepin Jail County via Sky News)
J Alexander Kueng, salah satu eks polisi yang menjadi pelaku pembunuhan George Floyd di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, pada 25 Mei lalu. 

BANGKAPOS.COM, MINNEAPOLIS,  -- Para pelaku pembunuhan George Floyd mulai di sidangkan di pengadilan setempat.

Dalam kejadian tersebut salah satu mantan polisi yang turut serta menjadi pelaku tewasnya George Floyd mengaku bahwa dirinya berupaya mengingatkan rekannya.

Fakta itu disampaikan oleh Tom Plunkett, pengacara J Aleander Kueng, dalam insiden yang kemudian memicu gelombang demonstrasi dua pekan terakhir.

Dalam sidang, Plunkett menyatakan bahwa Kueng sudah berusaha memperingatkan rekan-rekannya saat menahan George Floyd.

"Jangan lakukan itu," ujarnya.

J Aleander Kueng dihadirkan dalam sidang Kamis (4/6/2020) bersama dengan dua mantan polisi lainnya, Tou Thao serta Thomas Lane.

Ketiganya dijerat dengan pasal membantu dan brsekongkol untuk melakukan pembunuhan, termasuk juga persekongkolan pembunuhan tak disengaja.

Sementara Derek Chauvin merupakan pelaku utama, setelah dia menindihkan lututnya ke leher Floyd, dalam peristiwa yang terjadi pada 25 Mei.

Chauvin didakwa dengan pembunuhan tingkat tiga, pembunuhan tingkat dua, dan pembunuhan tak disengaja tingkat dua.

Semua terdakwa terancam dipenjara hingga 40 tahun.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved