Breaking News:

Hubungan Semakin Memanas, Parlemen 8 Negara Barat Bentuk Aliansi Anti-China Baru

Parlemen dari delapan negara membentuk koalisi anti-China untuk menangkal semakin besarnya pengaruh China di dunia.

DOK/KOLASE Tribunnews
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping 

Ini dilakukan untuk memerangi apa yang mereka sebut sebagai ancaman terhadap nilai-nilai demokrasi yang ditunjukkan oleh China.

BANGKAPOS.COM, WASHINGTON - China sedang jadi sorotan dunia.

Hubungan China dengan negara-negara Barat semakin memanas.

Akibatnya, konfrontasi ke tingkat yang baru meningkat.

Hal ini dipicu sejumlah masalah terkait keamanan dan ekonomi.

Sebuah koalisi gabungan anggota parlemen dari delapan negara telah memprakarsai dibentuknya aliansi lintas parlementer baru.

Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (8/6/2020), aliansi ini dibentuk untuk menantang ancaman yang ditimbulkan oleh semakin besarnya pengaruh China akhir-akhir ini.

Kelompok yang dinamakan Aliansi Antar-Parlemen untuk China yang terdiri dari Inggris, Jepang, Kanada, Norwegia, Swedia, Jerman, Australia, Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) itu berpendapat bahwa kerja sama internasional ini memang sangat diperlukan.

Ini dilakukan untuk memerangi apa yang mereka sebut sebagai ancaman terhadap nilai-nilai demokrasi yang ditunjukkan oleh China.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu mengatakan bahwa mereka memiliki misi untuk membangun tanggapan yang tepat dan terkoordinasi.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved