Breaking News:

NASIB Artis Cantik yang Dihukum Penjara Gegara Sekongkol dengan Ibu Bunuh Pacar Sendiri

Lidya Pratiwi ditangkap polisi di tahun 2006 silam karena dinyatakan bunuh pacarnya bernama Naek Gonggom Hutagalung.

Penulis: tidakada002 | Editor: Edi Yusmanto
Bangkapos.com/Yuranda
Ilustrasi Borgol 

Bintang model dan sinetron Lidya Pratiwi belum begitu dikenal publik.

Namun tiba-tiba, bintang figuran ini menjadi terkenal dan dikejar-kejar wartawan, setelah tindakan kriminal yang melibatkan dirinya dan keluarganya.

Lidya, bersama ibunya, Vince Yusuf dan pamannya, Tony Jusuf melakukan pembunuhan berencana atas model Naek Gonggom Hutagalung yang ditemukan tewas di Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta Utara pada 28 April 2006.

Pembunuhan ini bermotif perampokan dengan melibatkan Lidya Partiwi sebagai umpan, di mana saat itu Lidya berstatus sebagai kawan dekat korban.

Lidya Pratiwi. (Kompas.com)
Lidya Pratiwi. (Kompas.com) (Kompas.com)

Sejumlah barang berharga milik korban dan bukti penarikan uang melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri) menjadi bukti aksi kejahatan mereka.

Akibatnya bintang sinetron Untung Ada Jinny ini, divonis hukuman 14 tahun penjara, setelah sebelumnya pamannya mendapat vonis seumur hidup dan ibunya dituntut hukuman mati.

Kasus pembunuhan Naek Gonggom yang bermotif pemerasan terungkap dua pekan setelah kejadian. Aparat Kepolisian Resor Metro Jakut membekuk empat tersangka di tempat berbeda.

"Mereka ditangkap di Tangerang dan Jatinegara," ungkap Kepala Polres Metro Jakut Komisaris Besar Musyafak di Jakarta

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakut Komisaris Polisi Andry Wibowo, para tersangka kemudian merancang strategi di Tangerang.

"Setelah itu yang jadi umpan, Lidya," kata Andry.

Lidya Pratiwi
Lidya Pratiwi (@kapanlagi)

Lidya mengajak Naek ke kamar yang sudah dipesan Vince, Tony, dan Ade Sukardi.

Belakangan terungkap kamar dipesan tersangka menggunakan identitas palsu.

Begitu masuk ke ruangan cottage, lanjut Andry, Ade langsung menelikung tangan Naek disusul Tony yang menodongkan pisau menyuruh korban diam.

Dalam keadaan tangan kaki terikat tali nilon dan kabel, tubuh Naek ditelungkupkan di kasur.

Tony mengambil kartu anjungan tunai mandiri (ATM) dan memaksa korban menyebut personal identification number (PIN).

Selanjutnya Tony pura-pura membentak Lidya sambil menarik wanita itu ke luar cottage.

Lidya Pratiwi
Lidya Pratiwi (forum kaskus.com)

"Setelah itu, timbul niat Tony untuk membunuh karena takut keartisan Lidya tercemar," jelas Andry.

Tony secara keji dua kali menusuk bagian belakang kepala Naek.

Korban meronta-ronta, tapi tak berkutik lagi karena terus dipegangi Ade.

"Lehernya kemudian dijerat dengan kabel sampai korban mati lemas," lanjut Andry.

Setelah Naek tewas, para pembunuh menguras uang korban senilai Rp 20 juta. Sementara Ade mengaku diberi jatah Rp 2 juta.

Lidya Pratiwi
Lidya Pratiwi (istimewa)

Kini Lidya tengah dalam proses banding, dan menganggap vonis tersebut terlalu memberatkan dirinya.

Lidya merasa tidak terlibat dalam aksi yang dilakukan oleh orang-orang jahat yang notabenenya, ibu dan pamannya.

Sementara itu, dalam sebuah persidangan bintang sinetron Ande-Ande Lumut ini, harus mengalami perlakuan kasar dalam bentuk pukulan yang dilakukan pihak keluarga korban.

Akibatnya mahasiswa Universitas Dr. Moestopo itu harus menerima perawatan di Rumah Sakit selama tiga hari. Akibat dari kejadian tersebut, keluarga Naek juga menghadapi proses hukum.

(*)

https://medan.tribunnews.com/2020/06/08/nasib-artis-bersekongkol-dengan-ibu-bunuh-pacar-sendiri-sadis-terlibat-tusuk-kepala-naek-2-kali?page=all

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Setelah 14 Tahun Dipenjara karena Bunuh Pacar, Pesinetron Lidya Pratiwi Sebentar Lagi Bebas

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved