Breaking News:

Berita Bangka Barat

BLT dari Pemprov Babel Tak Jelas, Kades Air Bulin: Kalau Tidak Ada Sampaikan Saja Jangan Ditutupi

Abdul Muttalib berharap, pihak provinsi terbuka soal ada tidaknya bantuan tersebut supaya bisa kami alihkan ke bansos-bansos lainnya.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Hendra
Bangka Pos / Anthoni Ramli
Pj Kades Air Bulin, Kecamatan Kelapa Abdul Muttalib 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Masyarakat di Kabupaten Bangka Barat mempertanyakan realisasi bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600.000 untuk 50 Kepala Keluarga (KK) di setiap desa yang dijanjikan oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

Padahal data calon penerima bantuan tersebut, jauh hari sudah dipersiapkan pemerintah desa dan diserahkan ke pemerintah provinsi.

Pj Kades Air Bulin, Kecamatan Kelapa, Abdul Muttalib mengaku pihaknya kerap kali mendapat pertanyaan dari warga yang terdata sebagai penerima bansos.

"Warga kami lainnya sudah dua atau tiga kali menerima bantuan baik BLT dana desa, BST Kemensos, maupun bantuan JPS dari APBD Pemkab Bangka Barat. Sedangkan warga yang dimasukin untuk bantuan provinsi belum ada kejelasan, kami perangkat di desa ditanya warga terus," ujar Abdul Muttalib, usai penyaluran bantuan JPS tahap kedua, Kamis (11/6/2020)

Abdul Muttalib berharap, pihak provinsi terbuka soal ada tidaknya bantuan tersebut supaya bisa kami alihkan ke bansos-bansos lainnya.

"Pihak Provinsi harus terbuka kalau memang tidak ada bantuan itu sampaikan saja tidak perlu ditutup tutupi seperti ini supaya warga kami bisa kita alihkan ke bansos lainnya," tegasnya.

Senada disampaikan wakil ketua BPD desa Air Bulin Ferry, menyayangkan lambannya realisasi bansos yang dijanjikan pihak provinsi tersebut.

Dirinya khawatir masyarakat beranggapan dana bantuan provinsi itu sudah dicairkan namun belum disalurkan pihak desa.

" Saya sampai bilang, kalau ada yang berpikir seperti itu, silakan datang sisir kantor desa," tutur Ferry.

"Lebih baik terbuka saja kalau memang ada silakan salurkan, jangan alasannya data belum dikirim, data kami dari desa sudah lama dikirimkan," timpal Ferry.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved