Breaking News:

Foto Satelit Amerika Jadi Bukti Nyata China Banyak Bohong soal Corona

Hingga kini wabah virus corona yang berasal dari China masih menjadi masalah serius diberbagai negara, termasuk Amerika Serikat.

Penulis: tidakada006 | Editor: Evan Saputra
ist
Foto Satelit Amerika Jadi Bukti Nyata Jika China Banyak Bohong Soal Virus Corona 

“Apa yang kami lakukan adalah melihat aktivitas, seberapa sibuk RS.

"Kami menganalisanya dengan menghitung jumlah mobil di RS, karena parkiran akan penuh seiring dengan sibuknya RS,” ucap Brownstein.

Brownstein kemudian memberikan suatu pemikiran dari aktivitas di parkiran tersebut.

“Semakin banyak mobil terparkir di RS, maka semakin sibuk, seperti sesuatu sedang terjadi di komunitas tersebut, infeksi meningkat dan orang-orang harus memeriksakannya ke dokter.

"Jadi, tingkat kesibukan RS bisa dilihat melalui mobilnya, dan kami melihat hal ini dari berbagai institusi,” lanjutnya.

Hamir 350 foto yang didapat tim peneliti dari satelit dengan meninjau lalu lintas dan parikiran di luar rumah sakit besar di Wuhan dalam dua tahun terakhir.

Foto-foto tersebut diambil setiap pekan selama musim gugur 2019.

Pada 10 Oktober 2018, peneliti mencatat ada 171 mobil yang terparkir di Rumash Sakit Tianyou, Wuhan.

Pada tahun berikutnya terjadi lonjakan.

Tercatat ada 285 mobil yang terparkir atau bertambah 67 persen.

Di rumah sakit lain, adanya peningkatan 90 persen dengan komparasi data pada tahun 2018 dengan 2019.

Kemudian, tercatat adanya peningkatan jumlah mobil yang ditemukan pada pertengahan 2018 di Wuhan Tongji Medical.

Pernyataan dari Presiden RS Metrics, Tom Diamond bahwa pada 31 Desemeber 2019, Wuhan mengalami masalah kesehatan beberapa bulan sebelum pemerintah China mengumumkan kepada publik perihal suatu penyakit menular yang disebut sebagai pneumonia di Wuhan Municipal Health Commission.

“Di semua RS besar di Wuhan, kami melihat adanya lonjakan lalu lintas dalam dua tahun selama September hingga Desember 2019,” ucap Diamond yang menjadi salah satu tim peneliti.

Meski demikian, hasil dari penelitian yang telah dilakukan ini dianggap kurang meyakinkan.

Data yang disajikan cenderung sugestif menurut David Perlin, Kepala Medis di Center for Discovery and Innovation, New Jersey.

“Saya pikir beberapa metode yang dipakai dapat dipertanyakan dan interpretasi mereka agak sedikit berlebihan.

"Masalahnya adalah kita hanya memiliki sebagian data.

"Saya selalu khawatir ketika orang mulai mengambil kesimpulan hanya melalui sebagian data, kesalahan data (seperti pencarian internet). Itu semua sugestif,” pungkas Perlin.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved