Breaking News:

Advertorial

Selain BLT-DD, Pemdes Tuik Rutin Berikan Bantuan Untuk Masyarakatnya yang Membutuhkan

Pemerintah desa Tuik Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat menjadi salah satu desa yang telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD)

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Dedy Qurniawan
Ist
Penyerahan BLT-DD bagi masyarakat kurang mampu secara simbolis oleh Kepala Desa Tuik, Sudrajat beberapa waktu lalu 

BANGKAPOS.COM - Pemerintah desa Tuik Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat menjadi salah satu desa yang telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama kepada 80 KK dan tahap kedua juga sebanyak 80 KK yang berhak mendapatkan yaitu sebesar Rp 600,000.

Langkah ini dilakukan dengan tujuan untuk meringankan beban kebutuhan masyarakat, terlebih di tengah-tengah wabah Covid-19.

Selaku kepala desa termuda di Kabupaten Bangka barat, selain turut memberikan BLT-DD tahap pertama dan tahap kedua, pemegang komando pemerintah desa Tuik tersebut berusaha sebisa mungkin untuk tetap memberikan bantuan-bantuan yang bisa diberikan kepada masyarakat nya yang membutuhkan.

Dirinya selalu menekankan kepada warganya untuk bergerak bersama pemerintah desa dalam memberikan bantuan kepada yang membutuhkan terutama bagi yang tertimpa musibah.

Santunan-santunan kepada warga yang tertimpa musibah seperti yang sedang sakit ataupun yang meninggal dunia diakuinya sudah menjadi salah satu program pemerintah desa Tuik bergerak di bidang sosial masyarakat.

Kepala desa Tuik, Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat, Sudrajat.
Kepala desa Tuik, Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat, Sudrajat. (Ist)

"Selain pihak desa, warga juga turut menunjukkan solidaritas dalam membantu sesama dengan bantuan yang bisa mereka berikan terutama kepada yang sedang tertimpa musibah. Tentu saja ini kebanggan tersendiri bagi saya melihat warga senantiasa menjaga silaturahmi antar sesama dan juga membentuk sinergitas yang baik bersama pemerintah desa,” ungkap Kades Sudrajat, Kamis (10/06).

Ditambahkan Sudrajat, ia juga berharap agar kebersamaan tetap senantiasa terjaga sehingga pemerintah desa dapat optimal melakukan yang terbaik untuk masyarakat.

"Apa yang telah dilakukan adalah meneruskan budaya gotong royong yang telah turun temurun dilakukan sejak dulu. Pemerintah desa tentu saja terus berupaya untuk hadir dan berkontribusi di tengah-tengah masyarakat dengan bantuan, santunan, dan banyak perhatian kepada masyarakat disini, apalagi sekarang masyarakat merasakan dampak dari pandemi Covid-19 ini, sehingga bantuan-bantuan yang diberikan baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga pemerintah desa tentu akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,"pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved