Breaking News:

Meninggal di Usia 193 Tahun, ini Rahasia Mbah Arjo Panjang Umur, Intip 6 Fakta Ini

Sosok Mbah Arjo, warga Dusun Sukomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang meninggal dunia saat usianya 193 tahun

Penulis: tidakada006 | Editor: Evan Saputra
tribun jatim
Mbah Arjo Suwito asal Dusun Sukomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar semasa hidupnya. 

"Data pendukungnya, ya enggak ada. Cuma, kakek saya Mbah Mawiro Pradio yang kelahiran 1918 saja, memangil Mbah Arjo itu kakek."

"Berarti bisa dibayangkan, kalau Mbah Arjo sudah sangat tua."

"Mbah saya itu baru meninggal tahun 1990," ungkap Widodo, yang usianya baru 48 tahun.

Saat ditemui Minggu (14/1/2018) pukul 09.00 WIB oleh TribunJatim, Mbah Arjo sedang duduk di rumah sederhana dengan ukuran 3 x 4 meter.

Dinding rumahnya berasal dari bambu (gedek), tetapi sebagian belum dianyam dan cukup dipaku. Atapnya terbuat dari alang-alang bercampur jerami.

"Sejak saya tinggal di sini (1990-an), ya ini rumah saya. Ini saya tempati dengan anak perempuan saya," tutur Mbah Arjo.

Saat itu, bicaranya masih lancar, tetapi mengatakan sudah setahun kesulitan jalan.

2. Tinggal di lereng Gunung Kelud

Sejak tahun 1990-an, Mbah Arjo tinggal bersama anaknya, Ginem (53).

Ginem merupakan anak ke-18 dari istri yang keenam Mbah Arjo.

Halaman
1234
Tags
fakta
Unik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved