Virus Corona di Bangka Belitung
UPDATE- Positif Covid-19 di Pangkalpinang Kembali Bertambah Dua Kasus Siang Ini
Hingga 14 Juni pukul 13.15 WIB, ada 3 orang terkonfirmasi positif dan dengan penambahan ini, ada 32 kasus positif Covid-19 di Pangkalpinang.
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Pangkalpinang pada Minggu (14/6/2020) siang.
Dua orang terkonfirmasi positif virus corona, yakni AF (39) warga Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang dan SU (33) warga Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui tergolong sebagai orang tanpa gejala (OTG).
Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pangkalpinang, dr Masagus Hakim, mengatakan, dua orang terkonfirmasi ini termasuk dalam klaster kapal keruk yang diambil sampel swabnya pada saat dilakukan penyelidikan epidemiologi.
"Kondisinya sehat, mereka ini yang kontak dengan pasien positif sebelumnya dalam klaster kapal keruk itu," kata dr Hakim.
Dua orang ini, kata Hakim akan dibawa ke LPMP Bangka Belitung untuk menjalani karantina.
SU sudah terlebih dahulu dikarantina di asrama haji Bangka Belitung pada 10 Juni lalu dan rencananya dipindahkan ke LPMP.
Hakim menuturkan, per 14 Juni pukul 13.15 WIB tercatat ada tiga orang terkonfirmasi positif dan dengan penambahan ini, kasus positif Covid-19 di Pangkalpinang berjumlah 32 kasus.
S Positif Covid-19 dengan Keluhan Sesak Napas
Seorang warga Kelurahan Air Itam, Pangkalpinang, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (14/6/2020) pagi.
Dia merupakan perempuan berusia 43 tahun berinisial S.
Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pangkalpinang, dr Masagus Hakim mengatakan, S terkonfirmasi positif dari hasil swab yang dilakukan pada 13 Juni kemarin.
Pasien ini pun memiliki keluhan sesak napas dan merupakan pasien yang juga sempat menjalani pemeriksaan RSUD Sungailiat, Kabupaten Bangka, bukan rujukan RSUD Sungailiat seperti diberitakan sebelumnya.
"S ini dikategorikan PDP (pasien dalam pengawasan) karena ada keluhan yang dicurigai. Dari Sungailiat dia dibawa ke rumah sakit di Pangkalpinang pada 12 Juni kemarin lusa," kata dr Hakim.
Hakim menjelaskan, pasien S tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah.
Dia memiliki keluhan dicurigai dan langsung diambil sampel swabnya.
S pun kini telah menjalani perawatan medis di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.
Tim gugus tugas akan melakukan pelacakan terhadap pasien S yang termasuk dalam penyebaran transmisi lokal.
"Sekarang kondisinya masih sesak napas dan dirawat di ruang isolasi rumah sakit," pungkas Hakim.
(bangkapos.com/irakurniati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/19-pangkalpinang-dr-masagus-hakim.jpg)