Breaking News:

Advertorial

Di Tengah Masa Transisi, JR Babel Tetap Lakukan Jemput Bola

Menyambut masa New Normal, PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Bangka Belitung telah mempersiapkan diri untuk memasuki masa new normal ini melalui

ist
Di Tengah Masa Transisi, JR Babel Tetap Lakukan Jemput Bola 

BANGKAPOS.COM - Menyambut masa New Normal, PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Bangka Belitung telah mempersiapkan diri untuk memasuki masa new normal ini melalui Protokol New Normal, yaitu Prevention Protokol dan Protokol Operasional.

Kepala Cabang Jasa Raharja Bangka Belitung, Agus Doto Pitono, menjelaskan seluruh jajaran insan Jasa Raharja tetap intensif melakukan pelayanan jemput bola pasca pemberlakukan new normal.

“Kami sempat mengurangi intensitas petugas ke rumah sakit terutama untuk rumah sakit yang menjadi rujukan COVID-19 demi mencegah dan memutus penyebaran virusini. Namun dengan adanya pemberlakuan new normal, kami siap kembali rutin melakukan kegiatan Kunjungan Rumah sakit dan Kegiatan layanan Jemput Bola dengan mengedepankan prevention protokol," ungkap Agus, Minggu (7/6/2020).

Layanan jemput bola Jasa Raharja untuk pengurusan santunan lakalantas dianggap sangat mempermudah masyarakat dalam melengkapi berkas pengurusan santunan.

Dalam Prevention Protokolmasa new normal ini, setiap petugas wajib menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga jarak (physical distancing).Tidak lupa, setiap insan Jasa Raharja wajib menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat dan rajin mencuci tangan di air mengalir.

Di tengah masa new normal ini, petugas kami yang berada di wilayah kota dan kabupaten senantiasa berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pihak rumah sakit.

Tujuannya agar masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas bisa cepat diketahui.

Dengan begitu, korban bisa segera mendapat jaminan perawatan dari Jasa Raharja.

Sementara terhadap korban meninggal dunia, petugas JR Babel akan langsung mencari tahu keberadaan keluarga yang berhak menjadi ahli waris penerima santunan duka.

Santunan duka untuk meninggal dunia diberikan sebesar Rp50 juta.

Demikian pula untuk korban lakalantas dengan kondisi cacat tetap akan diberikan santunan maksimal sebesar Rp50 juta.

Dalam penerapan New Normal, Agus memastikan pihaknya tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di tengah pandemi COVID-19. (*)

Penulis: iklan bangkapos
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved