Breaking News:

New Normal di Bangka Belitung

Dindik Bangka Belitung Mulai Data Sekolah Kategori Zona Hijau untuk Laksanakan Tahun Ajaran Baru

M Soleh, mengatakan, terkait putusan tersebut, pihak Disdik akan melihat kondisi wilayah satu minggu sebelum mulainya ajaran baru nanti.

Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi memutuskan tahun ajaran baru sekolah akan tetap dimulai pada Juli 2020 mendatang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, menyampaikan banyak yang dikorbankan saat belajar dari rumah.

Namun, Kemendikbud mengambil sikap bahwa kesehatan adalah yang paling utama.

Sehingga sekolah yang masuk kategori zona hijau dipersilakan melaksanakan kegiatan tatap muka, dengan protokol kesehatan ketat.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh, mengatakan, terkait putusan tersebut, pihak Disdik akan melihat kondisi wilayah satu minggu sebelum mulainya ajaran baru nanti.

Sekolah mana saja untuk tingkat SMA/SMK yang memang sudah masuk kategori hijau.

"Yang jelas berdasarkan aturan pusat disesuaikan kondisi daerah kita akan melihat mana masuk kategori hijau, dengan mendata sekolahnya dengan berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas dan Pemerintah Daerah,"jelas Soleh kepada Bangkapos.com, Selasa (16/6/2020).

Dia menjelaskan pelaksanaan tahun ajaran baru dilaksanakan pada 13 Juli, tentunya sebelum memulai hal tersebut.

Banyak ketentuan serta ketetapan yang harus dilakukan sebelum memulai kembali kegiatan belajar dan mengajar.

"Untuk kesuksesan belajar tatap muka harus kerjasama, jadi lihat sekenario pola tatap muka kita laksanakan apakah khusus daerah hijau, seluruh atau sebagian sekolah, tentunya akan kita pelajari lebih jauh,"jelasnya.

Dengan waktu yang cukup lama saat ini, Soleh mengatakan pihaknya akan membuat skenario dan melihat perkembangan kasus penyebaran covid-19 yang ada di Provinsi Babel.

"Waktunya kan cukup lama, kita tidak tahu apakah besok ada penambahan kasus positif lagi, jadi kita melihat perkembangan penyebaran covid-19 di Babel, satu minggu menjelang tahun ajaran baru, kita akan mendata, karena kita tidak ingin mengorbankan kesehatan dan keselamatan siswa, itu menjadi prioritas utama,"tegasnya.

Dalam pelaksanan sistem belajar tatap muka, Soleh menegaskan ada pola mengajar yang dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan, dengan gaya hidup baru, seperti wajib menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Tetap nantinya menggunakan dua sistem tatap muka di sekolah dan sistem darling dari rumah. Tentunya ada pembatasan terkait pelaksanan belajar sekolah dengan tetap mematuhi protokol covid-19,"pungkasnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved