Breaking News:

PT BAA Serahkan Bantuan 1 Ton Beras dan 1 Ton Sagu Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 (VIDEO)

Pemkab Bangka kembali menerima bantuan Tahap III dari PT Bangka Asindo Agri (BAA), perusahaan produksi tepung tapioka berupa satu ton beras dan sagu

BANGKAPOS.COM -- Pemkab Bangka kembali menerima bantuan Tahap III dari PT Bangka Asindo Agri (BAA), perusahaan produksi tepung tapioka berupa satu ton beras dan satu ton sagu bagi masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 di wilayah Kabupaten Bangka.

Sebelumnya PT BAA telah berkomitmen untuk membantu dengan total 5 ton beras dan 5 ton tepung sagu kepada Pemkab Bangka.

Penyerahan bantuan ini diserahkan perwakilan PT BAA, Beverly kepada Bupati Bangka, Mulkan di aula rumah dinas Bupati Bangka, Selasa (16/06/2020).

Kegiatan ini dihadiri Tenaga Ahli Bupati Bangka Eri Lesmana, Kepada Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Baharudin Bafa, Kepala Dinas Kesehatan dr Then Suyanti dan para pejabat terkait di lingkungan Pemkab Bangka.

Perwakilan PT BAA, Beverly mengatakan penyerahan bantuan ini sebagai wujud komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka.

"Kita berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat dan berguna bagi masyarakat yang membutuhkannya, kami tetap komitmen untuk terus membantu pada tahap-tahap berikutnya melalui Pemkab Bangka," kata Beverly.

Beverly meminta agar seluruh pihak membantu memberikan dukungan dan support bagi perusahaan sehingga bisa terus maju dan berkembang ke depannya.

"Kami berharap bisa terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mensukseskan pembangunan di Kabupaten Bangka khususnya," harap Beverly.

Sementara itu Bupati Bangka Mulkan mengatakan atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian PT BAA dalam membantu bidang kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.

" Ini merupakan bentuk sinergitas antara Pemkab Bangka dengan para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Bangka, karena konsep pemerintahan itu bukan hanya tanggungjawabnya di pemerintah daerah saja tetapi adalah konsep pentahelik, yakni penggabungan bersama-sama antara pemerintah, pengusaha, masyarakat, akademisi dan pers," kata Mulkan.

Diakuinya dengan konsep bersama ini diharapkan mampu menangani penyebaran penularan wabah Covid-19 ini yang sudah berlangsung hampir 4 bulan terakhir ini.

"Kita ketahui kondisi penyebaran penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka saat ini masih kurang aman dan nyaman bahkan cenderung meningkat terhadap jumlah pasien positif Covid-19. Sebelum lebaran lalu kita hanya ada 5 orang positif Covid-19 dan usai lebaran ini langsung melonjak menjadi 57 orang, dimana yang sembuh baru 15 orang," imbuh Mulkan.

Diakuinya hal ini memang perlu diantisipasi lebih lanjut karena itulah pemberian bantuan dari PT BAA ini merupakan suatu bentuk kebersamaan dan kepedulian dalam bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak wabah Covid-19, karena adanya keterbatasan dan imbauan dari pemerintah.

"Pendapatan ekonomi masyarakat saat ini mengalami dampak penurunan akibat adanya pembatasan-pembatasan ini, kita harus bantu masyarakat ini jangan sampai terdampak dalam menjalani kehidupan sehari-hari," imbuh Mulkan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved