Breaking News:

Berita Sungailiat

Sebulan Kabur, Buronan Kasus Pencurian 15 TKP Ini Berhasil Ditangkap Polisi

Warga yang berdomisili di Kawasan Airbakung Desa Airuai Kecamatan Pemali Bangka itu buron setelah tahu rekannya sesama pencuri ditangkap polisi

(IST/Iptu AF Pulungan)
Tersangka SG alias Asan (22), tersangka pencuri ditangkap Polsek Pemali Bangka, Mingu (14/6/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sekitar satu bulan melarikan diri dan ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO), SG alias Asan (22) berhasil ditangkap.

Warga yang berdomisili di Kawasan Airbakung Desa Airuai Kecamatan Pemali Bangka itu buron setelah tahu rekannya sesama pencuri ditangkap polisi lebih dulu.

Tapi kini nasib Asan naas, polisi berhasil menyergapnya.

Kapolsek Pemali Iptu AF Pulungan kepada Bangka Pos, Selasa (16/6/2020) menjelaskan kronologis penangkapan tersangka pelaku.

"Kronologis ungkap kasusnya bermula pada Hari Minggu, Tanggal 24 Mei 2020 sekira Pukul 07.00 WIB lalu. Ketika itu lebih dulu kita tangkap tersangka pelaku atas nama RA alias Pitek," kata Kapolsek.

Tak lama kemudian pelaku lainnya lanjut Kapolsek, ikut digulung.

Namun ketika itu tersangka SG alias Asan (22) menghilang.

Tim Polsek Pemali berusaha mencarinya, namun tak membuahkan hasil.

Hingga akhirnya, Minggu (14/6/2020) jejak SG alias Asan diketahui.

"Pada Hari Minggu, 14 Juni 2020 sekira pukul 09.00 WIB, Tim Reskrim Polsek Pemali dan Satairud Polres Bangka melakukan penangkapan terhadap pelaku (SG alias Asan) di Pelabuhan Nusantara Jelitik Sungailiat. Pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian di Ruko depan Perumahan Bumi Arwana Permai pada Tanggal 23 bulan Maret 2020 lalu," kata Kapolsek.

Seperti dilansir sebelumnya, kawanan pencuri di 15 tempat kejadian perkara (TKP), tangkapan Polsek Pemali Bangka, terancam pidana tujuh tahun penjara.

Ketika itu Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan diwakili Kapolsek Pemali Iptu AF Pulungan kepada Bangka Pos, Kamis (28/5/2020) lalu mengatakan, ancaman itu diatur sesuai ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

"Semua pelaku pencurian kena Pasal 363 KUHP Ayat 1, ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," katanya.

Sementara itu tersangka pelaku yang lebih dulu ditangkap masing-masing, RA alias Pitek (23), residivis yang berdomisili di Jl Lombok Desa Airuai Kecamatan Pemali dan ASS (17), oknum pelajar yang juga berdomisili di Desa Airuai Kecamatan Pemali.

Kawanan ini merupakan jaringan pencuri uang, handphone dan barang elektronik di sejumlah Ruko dan rumah warga di berbagai tempat.

(bangkapos.com/ ferylaskari)

Penulis: Fery Laskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved