Breaking News:

Kesehatan

Benarkah Bermain Tiktok Bisa Mengganggu Psikologi Anak, Simak Penjelasan dari Psikolog

Secara psikologis seseorang yang bermain tiktok pada dasarnya tidak ada masalah namun pemanfaatannya yang perlu di lihat

Istimewa/doc. Wahyu
Dosen prodi psikologi IAIN SAS Babel, Wahyu Kurniawan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Fenomena TikTok belakangan ini memang sedang viral dimedia sosial, aplikasi buatan China itu makin digandrungi berbagai kalangan, baik orang dewasa maupun dikalangan anak-anak.

Meski pernah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada pertengahan 2018, kini TikTok kembali booming.

Bahkan baru-baru ini saja ada berita salah satu siswi SMP Mengalami kena strum listrik, ada juga yang berujung pada unsur pelecehan terhadap agama, budaya dan lain sebagainya.

Dosen prodi psikologi IAIN SAS Babel, Wahyu kurniawan mengatakan, secara psikologis seseorang yang bermain tiktok pada dasarnya tidak ada masalah namun pemanfaatannya yang perlu di lihat, berdampak buruk atau tidak.

"Melanggar norma atau tidak, membahayakan atau tidak dan apakah memunculkan imajinasi yang ditiru oleh anak anak, maka jika hal ini di jalankan maka tidak akan menjadi masalah," sebut Wahyu kepada Bangkapos.com, Rabu (17/06/2020)

Dia menyebutkan, dari sisi pengguna aplikasi seharusnya ada batasan dan kontrol oleh orangtua sehingga anak-anak tersebut lebih terarah sesuai dengan tahapan perkembangannya.

"Misalkan anak anak di usia SD baiknya bermain di lingkungann sosial yang nyata,  mengaktifkan sensori profile di lingkungan tempat tinggal dan alangkah baiiknya waktu anak lebih banyak pada kondisi real bukan imajinasi, fantasi maka perlu ada kontrol dan orngtua perlu memfilter apakah ada imbas atas aplikasi ini," jelasnya

Menurutnya, dari sisi lain dapat dibenarkan bahwa ada sisi intertaiment yang dimunculkan misalkan ada konten yang lucu membuat orang orang terhibur.

"boleh jadi tiktok dianggap media virtual yang bisa menghibur dan mengurangi tingkat stres sesaat, mengapa sesaat karena diperlukan tritment yang benar jika seseorang menanggap bahwa dengan melihat tiktok bisa membuat stress menurun, padahal masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stress," sebutnya

Dia mengatakan, sebenarnya bermain TikTok tidak terlalu bermasalah sebab aplikasi ini bisa menjadi sarana ekspresi diri dan kreativitas.

"Selain itu, kalau kita lihat dari sisi positifnya, TikTok juga bisa membantu proses perkembangan motorik anak (seperti menari atau menirukan gerakan di TikTok). Terlebih lagi di masa pandemi corona ini, TikTok bisa menjadi sarana hiburan anak," ucapnya

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved