Breaking News:

Lakukan Pencurian di 20 TKP, Asan dan Pitek juga Gasak 5 Kotak Amal (VIDEO)

"Aksi pelaku berhasil mengambil sejumlah televisi, handphone, speaker peralatan sound, senapan angin dan sebagainya," kata Kapolres.

Bangkapos.com/ferylaskari
Lakukan Pencurian di 20 TKP, Asan dan Pitek juga Gasak 5 Kotak Amal 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ternyata Sandi Golisu alias Asan (22) dan Rizki Amalia Pratama alias Pitek (23) tak hanya membongkar rumah, toko dan bengkel, namun juga sejumlah tempat ibadah. Sebanyak lima kotak amal berisi uang berhasil mereka embat.

Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan didampingi Kabag Ops AKP Teguh Setiawan dan Kapolsek Pemali Iptu AF Pulungan kepada Bangka Pos, Rabu (17/6/2020) mengatakan, tak hanya kotak amal berisi uang di dalam masjid dan mushollah yang diambil pelaku, namun kotak amal yang ada di sejumlah rumah makan.

"Ada lima kotak amal yang dicuri, ada lima TKP," kata Kapolres.

Ungkap kasus Polsek Pemali tersebut kemudian diketahui, aksi pelaku juga berhasil mengambil sejumlah barang berharga lainnya di rumah warga, ruko dan bengkel.

"Aksi pelaku berhasil mengambil sejumlah televisi, handphone, speaker peralatan sound, senapan angin dan sebagainya," kata Kapolres.

Dilansir pada edisi sebelumnya, disebutkan sedikitnya sudah 20 tempat kejadian perkara (TKP) yang disantroni oleh dua pencuri ini.

Walau berada dalam satu jaringan, namun ternyata mereka beraksi tak selalu bersama. Berikut pengakuan Tersangka Sandi Bolisu (SG) alias Asan (22) dan Tersangka Rizky Amalia Pratama (RA) alias Pitek (23).

"Saya baru empat bulan kenal sama Pitek. Dalam beraksi kami kadang bersama-sama, tapi kadang sendiri-sendiri.

Kami mencuri tidak selalu bersama," kata Tersangka Sandi Bolisu alias Asan (22), Warga Airbakung Desa Airuai Kecamatan Pemali Bangka di hadapan Bangka Pos Group, Selasa (16/6/2020).

Pengakuan senada diutarakan oleh Tersangka Rizki Amalia alias Pitek (23), Warga Jl Lombok Desa Airuai Kecamatan Pemali Bangka di acara konprensi pers serupa di Mapolres Bangka.

Sejumlah aksi mereka lakukan di tempat yang berbeda, mulai bongkar rumah, bengkel, ruko, warung makan dan lokasi lainnya.

"Tapi baru tiga kali kami melakukan aksi pencurian secara bersama-sama, selebihnya aksi sendiri-sendiri," tambah Pitek. (Bangkapos.com/ferylaskari

Penulis: ferylaskari
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved