Breaking News:

Cerita Cinta Terlarang

Kronologi Pria Habisi Nyawa Teman Kerja yang Selingkuhi Istrinya Kemudian Serahkan Diri ke Polisi

Kronologi Pria Habisi Nyawa Teman Kerja yang Selingkuhi Istrinya Kemudian Serahkan Diri ke Polisi

Penulis: tidakada004 | Editor: Teddy Malaka
Bangkapos.com
Ilustrasi selingkuh 

Ucapan sadis itu ditirukan Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat menyambangi TKP pembunuhan di Kampung Sukamantri RT 02/09, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

"Penyebab R melakukan ini yang pertama adalah sejak pertengahan puasa, R sering cekcok mulut," jelas Ade.

"Berdasarkan keterangan ibu mertua, R ada pengancaman pembunuhan terhadap istrinya dan akhirnya istri korban meninggalkan rumah ini," tambah dia.

Ikhwal pertengkaran keduanya pun terjadi sekitar mideo bulan Juni 2020 yang membuat Lala minggat dari rumah.

Cekcok kembali memanas saat Lala pulang ke TKP pada Rabu (10/6/2020) sekira pukul 22.00 WIB dan R mengancam akan membunuh anak-anaknya.

"Beberapa jam sebelum kejadian jam 22.00 WIB ada cekcok lagi antara R dan istri, saat cekcok itu korban kembali mengancam istri akan melakukan pembunuhan," ucap Ade.

Dari hasil keterangan mertua dan keluarga pelaku, R memang diketahui mempunyai penyakit darah tinggi.

"Sejauh ini keterangan ibu mertua, bahwa pelaku punya sifat tempramental. Sudah pernah dua kali ancaman pembunuhan kepada istri," tutur Ade.

Sementara, Kapolsek Balaraja AKP Tegus Kuslantoro mengatakan kalau sang ayah, R menjadi pelaku utama.

Kendati demikian, R pun turut tewas mengenaskan dengan cara gantung diri di ruangan penuh limbah plastik di rumahnya.

"Dapat diduga R terlebih dahulu melakukan pembunuhan terhadap anak pertamanya dengan cara melilitkan tali tambang ke leher NC (14)," terang Teguh kepada TribunJakarta.com.

Kemudian, R diduga langsung membunuh anak bungsungnya, GA (3) dengan cara menenggelamkannya ke dalam tong berisi air sampai kehabisan nafas.

"Setelah meninggal, pelaku melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali tambang," sambung Teguh.

R tega membantai buah hatinya sendiri diduga karena masalah rumah tanggal dengan istrinya, Lala, sehari sebelum kejadian.

Menurut Teguh, keduanya yang sempat cekcok heboh itu dilerai keluarga membuat Lala kebur ke rumah saudaranya.

"Lala pulang ke rumah orang tua kandungnya yang tidak jauh dari TKP, sementara pelaku kembali masuk ke rumah (TKP) beserta dua anaknya mengunci diri dalam rumah," papar Teguh.

Awal Peristiwa Tragis

Warga Kampung Sukamantri RT 02/09, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang digegerkan temuan jasad satu keluarga.

Peristiwa berdarah itu membuat tiga anggota keluarga yang terdiri dari ayah dan dua anaknya meninggal dunia pada Kamis (11/6/2020).

Warga awalnya mendengar ledakan dasyat dari rumah tersebut sekira pukul 02.00 WIB.

Mereka lalu menghampiri rumah namun terkunci.

Warga pun berinisiatif mendobrak pintu dan menemukan api menyala dari dalam rumah.

Mereka menemukan sang ayah bernama R yang ditemukan gantung diri.

Kemudian dua anaknya sendiri berinisial NC (14) laki-laki yang tewas dalam keadaan terlilit tali tambang.

Lalu GA (3) yang meninggal dalam keadaan tenggelam di dalam tong air.

(Tribunnewsmaker.com/*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.om dengan judul Bunuh Teman yang Selingkuhi Istrinya, Pria di Riau Serahkan Diri ke Polisi dan di Tribunjakarta.com dengan judul Pesan Terakhir Pembunuh Sadis Satu Keluarga kepada Sang Istri: Kamu Akan Menyesal

Dan di Tribunnews.com, Akui Sakit Hati, Pria Bunuh Teman Kerja yang Selingkuhi Istrinya Kemudian Serahkan Diri ke Polisi

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved