Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Mutasi Jabatan dan Penggabungan OPD di Pemprov Babel akan Dilakukan Tahun Ini

Ditargetkan bahwa tahun ini telah terjadi penggabungan untuk mana saja OPD yang akan digabungkan dalam upaya efisiensi dan efektivitas

Bangkapos/Riki Pratama
Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Rencana Pemprov Babel yang akan melakukan restrukturisasi atau penggabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersamaan dengan adanya perpindahan serta mutasi beberapa pejabat eselon di Pemerintah Provinsi Babel nantinya.

Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengatakan ditargetkan bahwa tahun ini telah terjadi penggabungan untuk mana saja OPD yang akan digabungkan dalam upaya efisiensi dan efektivitas dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.

Namun, dalam menentukan mutasi jabatan Wakil Gubernur Babel tidak memiliki kapasitas, tetapi dirinya mampu memberikan saran dan masukan untuk pejabat yang akan dimutasi nantinya.

"Kalau saya tidak memiliki kapasitas, paling di sampikan saran secara lisan, karena ada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan untuk melihat, kalau kita ingin mengisi jabatan kosong, berarti akan terjadi promosi dan ukuran harus benar-benar misal calon dilihat memenuhi syarat, terutama nilai yang paling tinggi,"jelas Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah kepada Bangkapos.com, Jumat (19/6/2020).

Dia mengatakan dalam melakukan mutasi dan penggabungan OPD nantinya tentunya harus berdasarkan visi dan misi pembangunan yang telah direncanakan oleh Pemerintah Provinsi Babel.

"Ada beberapa untuk mendorong rencana pembangunan berrasarkan RPJMD melihat dari segi perubahan dan capaian target mungkin, bisa berubah tapi kemudian kita akan lihat bahwa misinya ada visinya mana organisasi yang melaksanakan kegiatan ini memiliki pencapaian,"ujarnya.

Ia menambahkan dalam penggabungan OPD nantinya dilihat terkait fungsi daan efektivitas dalam upaya menjalankan upaya kepada masyarakat.

"Kita akan melihat apakah organisasi ini kita gabung atau lainya dengan melihat kondisi dalam upaya efisiensi dan efektivitas dalam memberikan pelayanan ke masyarakat,"pungkasnya.

Dinas yang direncanakan akan digabungkan seperti dinas lingkungan hidup akan digabungkan dengan dinas kehutanan, dinas sosial akan digabungkan dengan dinas pemberdayaan masyarakat desa, dinas pariwisata kebudayaan digabungkan dengan kepemudaan dan olahraga.

Selanjutnya, Dinas koperasi UMKM digabungkan dengan disnakertrans, dinas perhubungan digabungkan dengan dinas perumahan dan pemukiman, dan dinas penanaman modal dan PTSP digabungkan dengan dinas ESDM.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved