Breaking News:

Berita Sungailiat

Pemkab Bangka Bantu Anak Penderita Lumpuh Syaraf Otak dari Program Sedekah Seribu Berkah

Navaila merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dari Astika Sari (37), IRT bekerja sebagai guru PAUD, warga Desa Pemali

( Bangkapos.com/Edwardi)
Bupati Bangka Mulkan kembali menyerahkan bantuan santunan biaya berobat Program Serbu Berkah (Sedekah Seribu Berkah) Pemkab Bangka untuk anak perempuan, Navaila Ilmiyati Renleuw (12 tahun) yang menderita sakit Cerebral Palse atau lumpuh syaraf otak karena sejak usia 1 tahun terkena step (panas tinggi).  

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka Mulkan kembali menyerahkan bantuan santunan biaya berobat Program Serbu Berkah (Sedekah Seribu Berkah) Pemkab Bangka untuk anak perempuan, Navaila Ilmiyati Renleuw  yang menderita sakit Cerebral Palse atau lumpuh syaraf otak.

Anak berusia 12 tahun ini  sejak usia 1 tahun terkena step (panas tinggi). Akibatnya syaraf otaknya lumpuh dan hanya bisa berbaring di tempat tidur hingga saat ini.

Navaila merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dari Astika Sari (37), IRT bekerja sebagai guru PAUD, warga Desa Pemali Kecamatan Pemali yang sudah berpisah dari suaminya.

Sebelumnya keluarga ini tinggal di Jakarta lalu sekitar 3 tahun lalu pulang ke Pemali Kabupaten Bangka.

DIketahui sebelumnya kegiatan ini merupakan program rutin Pemkab Bangka dari kegiatan Sedekah Seribu Sehari (Serbu) Berkah dari pengumpulan sedekah para pegawai Pemkab Bangka setiap hari.

Meskipun saat ini sedang pandemi wabah Covid-19 tetapi kegiatan Serbu Berkah tetap kontinyu berjalan.

Saat didatangi langsung Bupati Bangka Mulkan ke rumahnya, sang ibu Astika Sari terlihat meneteskan air mata karena terharu dan tidak menyangka Bupati Bangka datang menjenguk dan melihat anak kesayangannya yang terbaring lemah di tempat tidur sejak balita karena tidak mampu bergerak.

" Mohon jangan disia-siakan ya, inilah harta kita yang dititipkan Allah SWT, kalau ibu sanggup terus merawatnya ini merupakan ladang pahala, ibu harus bersabar dan ibu jangan menyesal dan jangan marah atau murka kepada Allah SWT ini adalah ujian bagi hidup kita," kata Mulkan kepada Sang Ibu Astika Sari.

Mulkan meminta kepada ibunya jangan terlalu banyak berpikiran untuk bekerja soal rejeki itu sudah diatur Allah SWT, tidak bekerja pun nanti masih ada orang lain yang bisa membantu memberikan rejeki itu.

" Yang penting ibu jangan menyia-nyiakan hidupnya, kalau memerlukan apa-apa silahkan menghubungi pak Mo (Baharudin Bafa, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, red)," ujar Mulkan.

Mulkan juga meminta agar keluarga segera membawa pasien untuk berobat rutin di RSJ Sungailiat untuk diperiksa syarafnya oleh dokter ahli syaraf sebagai usaha mengobati penyakitnya.

Mulkan mengatakan kegiatan rutin penyaluran program Serbu Berkah Pemkab Bangka ini untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan seperti biaya untuk berobat.

" Kegiatan ini tetap kami lakukan secara kontinyu. Semoga bantuan yang diserahkan ini dapat berguna dan membantu warga yang mengalami musibah," imbuhnya.

( Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved