Breaking News:

Gerhana Matahari Cincin

3 Cara Aman Mengamati Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020 Mendatang, Gunakan Pelindung Mata

Fenomena alam gerhana matahari cincin (GMC) diperkirakan akan terjadi di Indonesia pada 21 Juni 2020 mendatang.

Penulis: tidakada003 | Editor: Teddy Malaka
ISTIMEWA
cara aman mengamati gerhana matahari cincin 21 Juni 2020. 

BANGKAPOS.COM - Fenomena alam gerhana matahari cincin (GMC) diperkirakan akan terjadi di Indonesia pada 21 Juni 2020 mendatang.

Sejumlah wilayah di Indonesia dapat menyaksikan fenomena langit ini.

Meski demikian, fenomena gerhana matahari cincin ini hanya terlihat sekitar 20 persen saja.

Untuk mengamati gerhana matahari ini, kita perlu menyiapkan peralatan pelindung.

Sebab, jika tidak menggunakan pelindung, paparan sinar ultraviolet dari gerhana matahari ini akan merusak retina mata.

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribunnews.com)
  • Lalu, bagaimana cara mengamati gerhana matahari dengan aman tanpa merusak mata?

    Berikut beberapa tips aman untuk mengamati gerhana matahari cincin menurut Dosen Ilmu Falak Jurusan Astronomi Islam Fakultas Syariah IAIN Lhoksumawe, Tgk Ismail SSy MA, seperti dilansir dari Serambinews.com.

    Menggunakan kacamata matahari
Ilustrasi
Ilustrasi (IGN.com)

Dalam mengamati gerhana matahahari cincin, kita wajib menggunakan pelindung mata.

//
// <\/scr"+"ipt>"); // ]]>

Salah satunya adalah kacamata matahari.

Meski sulit didapatkan, kacamata matahari bisa dibeli di situs jual beli online.

  • Menggunakan kaca las
Ilustrasi
Ilustrasi (IslandCrisis.com)

Jika kesulitan mendapatkan kacamata matahari, sebagai alternatifnya bisa menggunakan kaca las.

Kaca las yang digunakan untuk mengamati gerhana matahari adalah kaca las nomor 14.

Selain mudah didapatkan, harga dari kaca las ini relatif lebih muarh.

Caranya menggunakannya adalah dengan mengunakan kaca las untuk menutupi kedua mata selama mengamati gerhana.

  • Menggunakan teleskop
Ilustrasi
Ilustrasi (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Mengamati gerhana matahari juga bisa menggunakan teleskop.

Akan tetapi, teleskop yang digunakan harus dilengkapi dengan filter matahari.

Selain itu, meski sudah menggunakan filter matahari, jangan melihat matahari terlalu lama dan maksimal tiga menit.

Setelah mengamati matahari selama kurang lebih tiga menit, alihkan pandangan ke arah lain agar mata stabil kembali.

 

Ilustrasi
Ilustrasi ((Muhammad Rayhan))

Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020, Ini Daftar Wilayah di Indonesia yang Bakal Dilewati

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sekitar 83 pusat kota di Indonesia tidak dapat melihat GMC karena magnitudonya berada di bawah 0.

Dikutip dari Tribunnews.com, BMKG menyebut gerhana matahari cincin akan melewati 432 pusat kota dan kabupaten di 31 provinsi di Indonesia.

Adapun waktu mulai gerhana paling awal untuk wilayah di Indonesia adalah di Sabang, Aceh, yakni pukul 13.16 WIB.

Kota yang dapat melihat gerhana waktu puncak paling akhir adalah Agats, Papua, yakni pukul 17.37 WIT.

Sementara waktu kontak paling akhir terjadi di Melonguane, Sulawesi Utara, pada pukul 17.31 WITA.

Daerah yang dilewati gerhana matahari cincin, Minggu (21/6/2020).
Daerah yang dilewati gerhana matahari cincin, Minggu (21/6/2020). (Twitter @humas_BMKG)

Daftar Wilayah yang Kebagian Fenomena gerhana matahari cincin 21 Juni 2020

Berikut ini daftar wilayah di Indonesia yang dapat melihat Gerhana Matahari Sebagian, dikutip dari BMKG.

1. Semua kota di Aceh

2. Semua kota di Sumatra Utara

3. Semua kota di Sumatra Barat

4. Semua kota di Riau

5. Bengkulu, kecuali Kota Manna dan Bintuhan

6. Semua kota di Jambi

7. Semua kota di Kep. Riau

8. Semua kota di Sumatra Selatan

9. Lampung, kecuali Bandar Lampung, Krui, Liwa, Kotaagung, Pringsewu, Gedong Tataan, dan Kalianda

10. Semua kota di Bangka Belitung

11. Jawa Barat, hanya Indramayu

12. Jawa Tengah, kecuali Cilacap, Brebes, Slawi, Tegal, Purwokerto, Purbalingga, Pemalang, Kajen, Kebumen, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Temanggung, Magelang, Mungkid, Salatiga, Klaten, Boyolali, Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, dan Karanganyar

13. Jawa Timur, kecuali Pacitan, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Kanigoro

14. Semua kota di Kalimantan Barat

15. Semua kota di Kalimantan Selatan

16. Semua kota di Kalimantan Timur

17. Semua kota di Kalimantan Tengah

18. Semua kota di Kalimantan Utara

19. Semua kota di Bali

20. Semua kota di Nusa Tenggara Barat

21. Semua kota di Nusa Tenggara Timur

22. Semua kota di Sulawesi Utara

23. Semua kota di Sulawesi Barat

24. Semua kota di Sulawesi Selatan

25. Semua kota di Sulawesi Tenggara

26. Semua kota di Sulawesi Tengah

27. Semua kota di Gorontalo

28. Semua kota di Maluku

29. Semua kota di Maluku Utara

30. Semua kota di Papua

31. Semua kota di Papua Barat

Selengkapnya terkait gerhana matahari cincin yang melintas di Indonesia, simak tautan berikut ini.

LINK BMKG

Sekilas tentang gerhana matahari cincin

Dikutip dari bmkg.go.id, Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi.

gerhana matahari cincin terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari.

Akibatnya, saat puncak gerhana, Matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya.

(TribunStyle.com/Anggie/Gigih)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul 3 Cara Aman Mengamati Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020 Mendatang, Gunakan Pelindung Mata

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved