Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Selama 35 Hari Tim Gugus Tugas Covid-19 Pangkalpinang Road Swab Lakukan Skrining Massal

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pangkalpinang, dr Masagus Hakim mengatakan, pihaknya akan melakukan road swab skrining di 35 lokasi

Bangkapos/irakurniati
Waka Gugus Tugas Covid-19 Pangkalpinang, dr Masagus Hakim 

BANGKAPOS.COM,  BANGKA -- Selama 35 hari kedepan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Pangkalpinang akan melakukan swab skrining massal di sejumlah tempat keramaian umum.

Langkah ini dilakukan oleh tim gugus untuk memetakan lebih cepat mengenai penyebaran virus corona yang sudah melalui penularan transimi lokal.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pangkalpinang, dr Masagus Hakim mengatakan, pihaknya akan melakukan road swab skrining di 35 lokasi.

Pengambilan swab dilakukan secara acak dan pada satu lokasi ditargetkan 20 sampel yang diambil.

Hakim menuturkan, swab massal ini tidak dipungut biaya alias gratis untuk masyarakat yang didatangi tim di lokasi yang sudah dipetakan.

"Orang-orang atau pelayanan publik yang sering kontak dengan orang banyak itu lah yang kami ambil swabnya. Selama 35 hari kami road swab, karena semakin banyak kita skrining maka cepat kita tahu penyebaran ini sejauh mana," tutur dr Hakim, Sabtu (20/6/2020).

Dia mengatakan, tim gugus tugas memiliki 700 VTM (virus transport media) untuk skrining massal ini.

Hakim berharap masyarakat bersedia dan mau dilakukan swab untuk mengetahui penyebaran virus dan memberikan rasa aman ada dirinya sendiri serta lingkungan terdekat.

Sampel swab ini kemudian akan diperiksa di RSBT Pangkalpinang karena kerjasama pemkot dengan rumah sakit tersebut.

Dibutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk mengetahui hasil specimennya. Hakim menjelaskan, selama pengambilan swab di tempat umum, tim gugus tugas juga dibantu oleh aparat TNI-Polri dalam pengamanan.

"Kalau ada indikasi positif, kita tahu langkah yang ditempuh dan cepat dalam penanggulangannya. Makanya dibutuhkan swab skiring, kalau sudah ada yang positif maka dilakukan swab tracing lebih mendalam lagi. Ini untuk sampel secara acak karena pertokoan dan tempat keramaian umum sudah banyak buka lagi. Kita antisipasi itu," tukas Hakim.

Dia berharap, selain masyarakat bersedia diambil swabnya, juga harus patuh pada protokol kesehatan covid-19 yang dianjurkan pemerintah, yakni memakai masker saat berada di luar rumah, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak fisik.

(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved