Breaking News:

Virus Corona

Waspada WHO Ingatkan Penyebaran Virus Corona Meningkat Cepat, Ada Fase Baru dan Berbahaya

WHO memperingatkan bahwa saat ini wabah virus corona yang menyebabkan munculnya penyakit Covid-19 kembali meningkat cepat

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona 

BANGKAPOS.COM--Kendati Pemerintah Indonesia mulai menerapkan New Normal atau kehidupan normal baru namun masyarakat harus waspada.

Pasalnya pandemi Virus Corona belum berakhir. Bahkan saat ini terus terjadi penambahan para pasien yang terinfeksi Covid-19.

Apalagi Indonesia menjadi negara yang tertinggi di Asia Tenggara terkait jumlah orang yang tertular Covid-19, hingga Sabtu (20/6/2020) jam 16.00 WIB dengan 45.029 kasus dan 2.429 kasus kematian.

Bahkan terkait dengan terus bertambahnya orang yang terinfeksi virus mematikan tersebut Badan Kesehatan Dunia ( WHO) memperingatkan bahwa saat ini wabah virus corona yang menyebabkan munculnya penyakit Covid-19 kembali meningkat cepat dan telah berada di tingkat fase yang baru dan berbahaya.

Lebih dari 150.000 kasus infeksi baru virus corona dilaporkan ke badan kesehatan global itu pada Kamis lalu, menurut NZ Herald.

Angka tertinggi yang terjadi dalam satu hari sejauh ini, menurut Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Konferensi Pers di Jenewa, Jumat (20/6/2020).

"Hampir separuh dari kasus-kasus yang dilaporkan berasal dari Amerika, dengan angka tinggi yang juga dilaporkan dari Asia Selatan dan Timur Tengah," ujar Tedros.

Tedros juga mengatakan bahwa dunia saat ini tengah memasuki fase baru dan berbahaya di mana banyak orang disarankan untuk tetap lebih banyak di rumah.

"Banyak negara sangat bersemangat untuk kembali membuka masyarakat dan ekonomi mereka. Namun virus.

Menurut Dr Michael Ryan dari WHO, virus corona di Beijing saat ini kemungkinan diimpor.

Data genom yang diterbitkan oleh China pada Jumat menunjukkan bahwa virus berbagi beberapa kesamaan dengan galur virus yang ada di Eropa.

Namun, bukan berarti menurut Ryan, virus itu diimpor dari Eropa. "Ketika kita berbicara tentang galur virus di Eropa, kita harus berhati-hati," katanya.

"Ada berbagai galur yang beredar, tetapi jujur saja, galur virus telah berpindah di seluruh dunia. Misalnya jika Anda pergi ke New York, banyak virus yang beredar di New York berasal dari Eropa. Bahkan tempat-tempat seperti Jepang telah mengimpor ulang kasus-kasus infeksi dari Eropa." Meski begitu, Ryan mengatakan bahwa bukan berarti Eropa adalah asal mula penyakit Covid-19. "Maksudnya, kemungkinan besar penyakit itu diimpor dari luar Beijing," jelas Ryan.

(Kompas.com/Miranti Kencana Wirawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul WHO: Hati-hati, Wabah Covid-19 Kembali Meningkat Cepat

Editor: nurhayati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved